MADINA, METRODAILY – Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memenuhi janji menemui pedagang Pasar Baru Panyabungan, usai aksi unjuk rasa yang digelar Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat di kantor DPRD, Senin (8/9/2025).
Dalam pertemuan tersebut, pedagang—mayoritas kaum ibu—menyampaikan berbagai keluhan kepada wakil rakyat. Mulai dari tarif sewa kios yang dinilai terlalu tinggi, retribusi parkir yang merugikan pedagang, hingga pungutan saat menggunakan WC umum dan kamar mandi di pasar.
Dialog sempat berlangsung tegang. Bahkan, adu mulut antara pedagang dan Kepala Dinas Perdagangan Madina Parlin Lubis tak terhindarkan, meski kemudian ditenangkan anggota DPRD yang hadir.
Baca Juga: Harga Cabai Merah di 4 Kota/Kabupaten di Sumut Tembus Rp100 Ribu per Kg
Akhirnya, pedagang bersama DPRD dan perwakilan pemerintah daerah menyepakati sejumlah perjanjian demi kebaikan bersama.
Selain pedagang, aksi di pasar juga diikuti sejumlah mahasiswa yang menyatakan solidaritas terhadap nasib pedagang.
Anggota DPRD yang hadir di antaranya Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, Indah Anisa, Miftahul Falah, H. Zainuddin Nasution, Ardiansyah, Binsar Nasution, Habibi, Bahran Saleh, Edi Anwar, Zainal Arifin Simbolon, serta sejumlah anggota dewan lainnya. (net)
Editor : Editor Satu