Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Buruh PKS PT RAS Demo Tuntut Upah Lembur Rp335 Juta

Editor Satu • Rabu, 10 September 2025 | 12:10 WIB

 

Massa buruh SBSI berunjuk rasa di Siantar menuntut PT RAS bayar upah lembur Rp335 juta.
Massa buruh SBSI berunjuk rasa di Siantar menuntut PT RAS bayar upah lembur Rp335 juta.

SIANTAR, METRODAILY – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Solidaritas Indonesia (SBSI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III Disnaker Pemprov Sumut, Kota Pematangsiantar, Senin (8/9/2025).

Aksi ini merupakan protes atas dugaan pelanggaran hak-hak buruh yang dilakukan PT Rejeki Abadi Sambosar (RAS), sebuah perusahaan kelapa sawit (PKS) di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun.

Ketua Umum FTA SBSI, Ramlan Sinaga, menyebut perusahaan tidak membayar upah lembur buruh sebagaimana mestinya.

Baca Juga: P-APBD Simalungun 2025 Dibahas, Fokus Pangan, Pendidikan & Infrastruktur

“Dalam catatan kami ada 12 karyawan yang haknya dilanggar. Untuk sementara delapan orang sudah dihitung, dengan total nilai mencapai Rp335 juta. Empat orang lainnya masih dalam proses perhitungan,” jelasnya.

Ramlan menambahkan, praktik kerja lembur tanpa bayaran itu sudah terungkap sejak Agustus 2025 oleh pengawas ketenagakerjaan. “Kami minta perusahaan segera membayar agar tidak terjadi diskriminasi dan pelanggaran berulang,” tegasnya.

Pihaknya juga meminta Disnaker meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan di Siantar dan Simalungun. “Kadang-kadang pengusaha merasa punya harta bisa semena-mena. Jadi perlu ada pengawasan dan pembinaan ketat,” tukasnya.

Baca Juga: Pengedar Ini Sembunyikan Sabu di Panci di Rumah, Tetap Ketahuan Polisi

Sementara itu, Kepala UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah III, Robby Sipayung, mengatakan pihaknya telah memberi tenggat waktu kepada PT RAS untuk menyelesaikan tuntutan buruh.

“Kita akan panggil perusahaan kembali pekan depan, duduk bersama dengan SBSI, dan menghitung secara detail seluruh hak pekerja,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Para buruh menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga hak mereka benar-benar dibayarkan. (net)

Editor : Editor Satu
#buruh demo #Upah Lembur