Bocah 5 Tahun Diduga Jadi Korban Malpraktek, RS Metta Medika Disindir dengan Aksi Donasi
Editor Satu• Selasa, 9 September 2025 | 13:00 WIB
Aktivis KSK Sibolga-Tapteng galang donasi di jalanan untuk korban dugaan malpraktek RS Metta Medika, Olivia Febriani Pasaribu (5).
SIBOLGA, METRODAILY – Aksi dramatis dilakukan Komunitas Sadar Kesehatan (KSK) Sibolga-Tapteng terkait kasus dugaan malpraktek di RS Metta Medika Sibolga.
Mereka turun ke jalan menggalang donasi untuk bocah bernama Olivia Febriani Pasaribu (5), yang kini terbaring kritis usai menjalani operasi di rumah sakit tersebut.
Aksi penggalangan dana itu digelar di simpang Aido Plaza Sibolga, Jalan Sisingamangaraja, Rabu (3/9/2025). KSK menilai hingga kini belum ada bentuk nyata kepedulian RS terhadap keluarga Olivia, meski kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Sibolga.
“Kami bukan mengganggu pengguna jalan, tapi ingin mengetuk hati pihak RS Metta Medika. Olivia ini butuh kepedulian, bukan sekadar janji,” ujar Jerri Zai, koordinator aksi.
Olivia merupakan anak pasangan Manukkar Pasaribu dan Nurniati Aritonang, warga Sirandorung, Tapteng. Ia menjalani operasi di RS Metta Medika Sibolga pada Juni 2025, namun kondisinya justru memburuk. Olivia kini dirawat di Medan dalam keadaan memprihatinkan.
KSK menegaskan, penggalangan dana ini sebagai sindiran moral kepada pihak RS. Bahkan, mereka menyebut rumah sakit sempat menawarkan uang Rp10 juta kepada keluarga korban, namun ditolak.
“Nyawa manusia tidak bisa ditukar dengan uang. Olivia butuh keadilan, bukan sekadar kompensasi,” tegas M Yusuf Damanik, koordinator aksi lainnya.
Menanggapi hal itu, pihak RS Metta Medika melalui Direktur R. menyatakan siap membuka ruang mediasi dengan keluarga korban. “Mohon bersabar, nanti akan dijadwalkan diskusi. Kami menghormati proses hukum yang berjalan,” ujarnya. (dh)