Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

BEM IPTS Bantah Dibungkam Polisi, Sebut Audiensi Sudah Dirancang Jauh Hari

Editor Satu • Rabu, 3 September 2025 | 11:20 WIB

 

 

Presiden Mahasiswa BEM IPTS, Syahrial Siregar, memberikan klarifikasi usai audiensi dengan Kapolres Padangsidimpuan.
Presiden Mahasiswa BEM IPTS, Syahrial Siregar, memberikan klarifikasi usai audiensi dengan Kapolres Padangsidimpuan.

SIDIMPUAN, METRODAILY – Isu miring yang menyebutkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS) dibungkam oleh Polres Padangsidimpuan dibantah tegas oleh pengurus organisasi tersebut.

Narasi itu mencuat setelah beredar kabar bahwa audiensi antara BEM IPTS dan Kapolres Padangsidimpuan terkait maraknya aksi demonstrasi belakangan ini, Sabtu (30/8/2025).

Presiden Mahasiswa BEM IPTS, Syahrial Siregar, menegaskan tudingan tersebut tidak benar. Ia menjelaskan bahwa agenda audiensi sudah direncanakan jauh sebelum gelombang aksi terjadi.

Baca Juga: Elemen Masyarakat Kompak Serukan Penyampaian Aspirasi Damai, Bobby Nasution Apresiasi Kondisi Sumut Aman

“Surat permohonan audiensi telah kami kirim resmi dan undangan dari Kapolres diterima jauh hari sebelumnya. Tidak ada pembahasan soal aksi maupun upaya membungkam suara mahasiswa. Pertemuan itu murni silaturahmi serta membangun komunikasi positif dengan aparat penegak hukum,” ujarnya kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Syahrial menambahkan, bahkan sebelum bertemu Polres, BEM IPTS sudah lebih dulu menyerukan imbauan agar mahasiswa tidak terprovokasi melakukan aksi anarkis.

“Kami sudah jelas sejak awal, menyerukan agar mahasiswa tidak ikut aksi yang berpotensi merugikan masyarakat. Jadi tudingan bahwa BEM IPTS dibungkam tidak berdasar,” tegasnya.

Ia juga membantah keras isu adanya pemberian uang saat audiensi dengan pihak kepolisian.

Baca Juga: Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, Bertahan di FC Twente

“Kalau ada isu di luar tentang kami, itu fitnah. Apalagi disebut diberi uang, itu tidak benar. Audiensi dilakukan murni memenuhi undangan resmi, dan selama 1,5 bulan kepemimpinan saya ini, baru kali pertama BEM IPTS beraudiensi dengan Polres,” jelas Syahrial.

Syahrial menegaskan BEM IPTS tetap independen, kritis, serta berpihak pada mahasiswa dan masyarakat.

“Kami menghormati kawan-kawan yang memilih turun ke jalan, tapi bukan berarti kami dibungkam. Kami tetap konsisten mengawal kepentingan mahasiswa,” katanya.

Baca Juga: Rasmus Hojlund Akhirnya Gabung ke Napoli

BEM IPTS menilai tudingan liar tersebut berpotensi memecah soliditas antarorganisasi mahasiswa. Karena itu, pihaknya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman sekaligus menjaga kekompakan gerakan mahasiswa di Sidimpuan.

“Saya dan seluruh pengurus siap pasang badan untuk menjaga soliditas di bawah satu komando kepemimpinan Presma IPTS,” pungkas Syahrial. (rif)

Editor : Editor Satu
#bem #aksi demo #demo mahasiswa