Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Warga Batangio Akhirnya Nikmati Jalan Aspal Mulus, Petani Lega Panen Mudah Diangkut

Editor Satu • Selasa, 2 September 2025 | 16:00 WIB
Jalan aspal lapen di Dusun Batangio, Desa Bosar Galugur, Simalungun, yang baru selesai dikerjakan dan langsung dimanfaatkan warga, Selasa (2/9/2025).
Jalan aspal lapen di Dusun Batangio, Desa Bosar Galugur, Simalungun, yang baru selesai dikerjakan dan langsung dimanfaatkan warga, Selasa (2/9/2025).

SIMALUNGUN, METRODAILY – Warga Dusun Batangio, Desa Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, akhirnya bisa bernapas lega. Proyek pengaspalan jalan lapen sepanjang 200 meter dengan anggaran Rp170 juta dari Dana Desa telah rampung dikerjakan.

Pantauan di lokasi pada Selasa (2/9/2025), jalan sudah selesai diaspal dan langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Raimon Sinaga, warga setempat, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Dengan adanya pengaspalan ini, kami sangat terbantu. Petani bisa lebih mudah mengeluarkan hasil panennya menggunakan alat transportasi. Kami harap pengendara juga hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan,” ujarnya.

Baca Juga: Proyek Sumur Bor Rp26,7 Juta Dituding Bermasalah, Kades Desa Bah Jambi II Angkat Bicara

Proyek ini dikerjakan dengan pengawasan Maujana, pendamping desa, pelaksana kegiatan, serta Kepala Desa Bosar Galugur.

Kepala Desa Bosar Galugur, Pahotan Manurung, menegaskan kualitas aspal lapen sudah sesuai standar.

“Campuran batu kerikil, aspal, dan perataan dengan alat berat membuat jalan ini kokoh. Setelah aspal ditabur, langsung diram pakai pasir sehingga menyatu dengan sempurna,” jelasnya.

Baca Juga: Parit Pasangan Desa Maligas Tongah Rampung, Warga Puji Kinerja PUPR

Ia juga menyebutkan pembangunan akan dilanjutkan dengan pembuatan parit pasangan di Kampung Bosar Galugur. Namun, untuk desa lain yang belum tersentuh pengaspalan, Kades meminta warga bersabar karena keterbatasan anggaran.

“Semoga tahun depan Dana Desa bisa kembali digunakan untuk pembangunan jalan di kampung lain,” pungkasnya. (nsi)

Editor : Editor Satu
#Jalan Aspal