Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gencarkan Literasi, Perpus Siantar Hadirkan Ribuan Buku, Perpus Keliling hingga BI Corner

Editor Satu • Selasa, 2 September 2025 | 15:10 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, memaparkan program literasi inklusif dalam FGD bersama jurnalis di Medan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, memaparkan program literasi inklusif dalam FGD bersama jurnalis di Medan.

MEDAN, METRODAILY – Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pematangsiantar terus menggencarkan gerakan literasi dan numerasi. Upaya ini diwujudkan dengan layanan perpustakaan keliling, bantuan ribuan buku, hingga kolaborasi bersama berbagai stakeholder.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan inklusif yang ramah masyarakat.

“Dengan literasi, kita bisa memiliki kesadaran dan berpikir kritis terhadap nilai-nilai yang ada, sehingga masyarakat dapat menjadi dirinya sendiri,” ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama jurnalis mitra Tanoto Foundation di Medan, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga: 4 Konsultan Pengawas Pembangunan Jalan di Dinas PUPR Batubara Jadi Tersangka

Selain menghadirkan koleksi buku berkualitas dan layanan dengan prinsip 5S (salam, sapa, senyum, sopan, santun), perpustakaan juga rutin mengadakan lomba literasi berbasis media sosial, lomba resensi buku, hingga kegiatan seni dan teater agar masyarakat merasa perpustakaan sebagai “rumah kedua”.

Kolaborasi dengan Berbagai Pihak

Berbagai program literasi ini mendapat dukungan penuh dari lembaga pemerintah, dunia perbankan, hingga organisasi pendidikan:

Baca Juga: Sukses Meski Hanya 5 Hari Persiapan, Panitia Aquabike & F1 Powerboat Puji Pemkab Toba

Dengan inovasi tersebut, jumlah pengunjung perpustakaan tahun 2023–2024 melonjak hingga 60–70 ribu orang per tahun. Saat ini perpustakaan berstatus akreditasi C, dengan target naik ke B sesuai standar nasional.

“Siantar memang tidak punya Gramedia, tapi ini peluang bagi perpustakaan untuk menghadirkan layanan setara toko buku modern. Kami ingin masyarakat merasa perpustakaan sebagai rumah kedua yang inklusif, ramah, dan mendukung literasi numerasi,” tegas Hamzah. (mea)

Editor : Editor Satu
#Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Pematangsiantar #literasi