Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ijeck Resmikan Masjid Al-Musannif ke-56 di UIN Syahada Padangsidimpuan

Edi Saragih • Senin, 1 September 2025 | 18:04 WIB
Peresmian masjid Al Musannif Ulul Ilmi Universitas Islam Negeri Syekh Ali Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan yang berlokasi di jalan H.Tengku Rizal Nurdin KM 4.5 Sihitang, Kota Padangsidimpuan.
Peresmian masjid Al Musannif Ulul Ilmi Universitas Islam Negeri Syekh Ali Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan yang berlokasi di jalan H.Tengku Rizal Nurdin KM 4.5 Sihitang, Kota Padangsidimpuan.

SIDIMPUAN, METRODAILY - Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dr H Musa Rajekshah, yang akrab dipanggil Ijeck, meresmikan masjid Al Musannif Ulul Ilmi Universitas Islam Negeri Syekh Ali Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan yang berlokasi di jalan H.Tengku Rizal Nurdin KM 4.5 Sihitang, Kota Padangsidimpuan, Senin (1/9/2025)

H.Musa Rajekshah sekaligus Ketua Yayasan Haji Anif ini mengatakan peresmian masjid Al Musannif yang ke-56 tersebut merupakan bagian dari program 99 masjid yang diamanahkan oleh orang tuanya almarhum Haji Anif.

"Almarhum orang tua kami mengamanahkan untuk membangun 99 masjid. Kami sekeluarga sepakat untuk menyelesaikan pembangunannya. Saat ini sudah 56 masjid. delapan masjid lagi masih dalam proses pengerjaan," jelas Musa Rajekshah.

Pria yang akrab disapa Ijeck ini menjelaskan bahwa pembangunan masjid Al Musannif tidak hanya berada di propinsi Sumatera Utara saja, melainkan ada di propinsi Sumatera Barat hingga pulau Jawa.

"Insyaallah apa yang diamanahkan oleh orang tua kami untuk membangun 99 masjid ini bisa segera kami selesaikan. Sehingga menjadi amal jariyah pula bagi kami dan almarhum orang tua kami," tuturnya.

Musa Rajekshah berharap masjid berkapasitas 1600 jemaah ini dapat dimakmurkan serta mahasiswa UIN Syahada, para dosen serta masyarakat dapat beribadah dengan tepat waktu.

"Alhamdulillah ini masjid yang Ke-56 kami serahkan. Kami yakin berkembangnya kampus ini akan makin banyak mahasiswa yang melaksanakan ibadah dan mudah-mudahan menjadi makmur dan bisa dirawat, serta dijaga. Kemudian pastinya keinginannya juga untuk bagaimana mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan bisa beribadah dengan tepat waktu,"harapnya

Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah menuturkan di akhir-akhir hidup almarhum ayahnya (H.Anif), ada tiga pesan yang disampaikan Haji Anif pada anak-anaknya.

Salah satunya yaitu ingin membangun 99 masjid. Ia meminta Ijeck untuk melaksanakannya dan tidak boleh menggunakan uang pemerintah (APBD) atau uang dari manapun. Karena H. Anif sudah menyiapkan uang untuk membangun 99 masjid tersebut.

"Permintaan itu tahun 2019, jadi sebelum ayah meninggal dunia, Dadak (ayah) sudah menyiapkan uangnya dalam bentuk deposito, dia minta tidak boleh dari APBD. Walaupun saat meninggal belum 99 masjid selesai terbangun, namun kami meneruskannya hingga sekarang," jelas Ijek

Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof Dr H Muhammad Darwis Dasopang MAg, dalam sambutannya mengatakan masjid ini sangat luar biasa dengan kapasitas 1600 jamaah. Ia berharap mahasiswa, dosen maupun masyarakat dapat memanfaatkan masjid ini.

Ia juga berharap putra sulung Alm. H Anif, Musa Rajekshah dapat menunaikan keinginan ayahnya untuk membangun 99 masjid.

"Bangunan Mesjid Al Musannif Ulul Ilmi UIN Syahada Padangsidimpuan yang berada ditengah kampus bukan sekedar bangunan megah, tetapi masjid ini adalah simbol perjuangan, pengorbanan dan kasih sayang ummat untuk melahirkan peradaban islam modren didaerah Kota Padangsidimpuan," terangnya

Rektor juga menyampaikan bahwa mesjid ke-56 ini bukan sekedar tambahan fisik melainkan pusat spritual yang akan membentuk generasi ilmuan muslim dan membangun masyarakat yang shaleh, moderat, cerdas dan unggul.

Atas nama civitas akademika UIN Syahada Padangsidimpuan, kami mengucapkan rasa terimakasih sedalam dalamnya kepada keluarga besar almarhum H.Anif melalui Yayasan H Anif, semoga setiap azan berkumandang, setiap rakaat sholat, setiap ayat Alquran dibacakan dan kebaikan yang lainnya dilaksanakan dimasjid ini, jadi pahala jariyah yang tiada henti bagi keluarga besar H Anif.

Sambungnya walaupun masjid ini telah berdiri dengan indah dan megah perjuangan kita belum selsesai, kita masih memiliki cita cita besar untuk melanjutkan  pembangunan lantai dua mesjid ini, lantai tersebut akan menjadi ruang tambahan bagi jamaah yang kian hari semakin bertambah sesuai perkembangan dan kemajuan kampus dimasa yang akan datang, serta pusat pembinaan keutamaan kajian ilmiah aktifitas mahasiswa.

Oleh karena itu rektor mengajak civitas akademika, alumni, masyarakat, para dermawan, jamaah, untuk berpartisipasi berinfak dan bersedekah, perlu kita ingat, setiap sedekah dan infak kita keluarkan akan menjadi tabungan abadi.

"Masjid Al Musannif Ulul Ilmi UIN Syahada Padangsidimpuan adalah anugerah besar, mari kita jalankan, kita makmurkan dan kita jadikan mesjid ini sebagai pusat cahaya islam di Padangsidimpuan, di Tapanuli Selatan bahkan di Sumatera Utara dan Indonesia," tukas Darwis Dasopang.

Sebelumnya panitia pembangunan masjid sekaligus ketua BKM masjid Al Musannif Ulul Ilmi, H.Ratonggi Hasibuan, MAg, dalam laporannya mengatakan, proses pembangunan masjid mulai 11 Maret 2021, memakan waktu yang panjang melewati berbagai dinamika dan tantangan, pada tahap awal dana pembangunan bersumber civitas akademika UIN Syahada, Para Alumni,Dermawan, Bank serta dukungan pemerintah daerah Kota Padangsidimpuan maupun masyarakat.

“Bagaimana lajimnya pembangunan masjid, pembangunan tidaklah selalu mulus, di tengah jalan pembangunan sempat berhenti karena terbatas dana. Namun dengan izin Allah SWT pembangunan mesjid ini mendapat perhatian dari bapak Dr H Musa Rajekshah. Pada saat itu beliau masih Wakil Gubernur Sumatera Utara. Atas dukungan penuh oleh Yayasan H.Anif pembangunan mesjid ini bisa rampung, dan hari ini bisa kita saksikan  kemegahan dan keindahannya. Masjid Al Musannif Ulul Ilmi UIN Syahada Padangsidimpuan dapat menampung 1600 Jamaah dan menelan biaya Rp 3 miliar,” kata Ratonggi.

Ratonggi Hasibuan, selaku ketua panitia pembangunan masjid mengucapkan terima kasih kepada Musa Rajekshah, dan berjanji amanah ini akan dipergunakan dengan baik.

"Mesjidini bukan sekedar tambahan fisik melainkan pusat spritual yang akan membentuk generasi ilmuan muslim dan membangun masyarakat yang shaleh, moderat, cerdas dan unggul,"pungkas Ratonggi

Tampak hadir pada acara tersebut, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan,Kapolres Padangsidimpuan, Dandim 0212/Tapsel, Ketua DPRD Padangsidimpuan, Ketua DPRD Tapanuli Selatan, Anggota DPRD Padangsidimpuan,Anggota DPRD Sumut, Ketua MUI Kota Padangsidimpuan, Ketua MUI Tapsel, jajaran pengurus MPW Pemuda Pancasila Padangsidimpuan, unsur dewan masjid Indonesia, para tokoh, alim ulama serta undangan lainnya.(Irs)

 

Editor : Metro-Esa
#UIN Syahada Padang Sidempuan #ijeck #MESJID