Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ratusan Mahasiswa & Ojol Demo di Siantar, Tuntut DPR Dibubarkan

Editor Satu • Senin, 1 September 2025 | 12:15 WIB
Forkopimda Siantar menerima massa gabungan mahasiswa, ojol, dan masyarakat sipil dalam aksi unjuk rasa di Pematangsiantar, Senin (1/9/2025).
Forkopimda Siantar menerima massa gabungan mahasiswa, ojol, dan masyarakat sipil dalam aksi unjuk rasa di Pematangsiantar, Senin (1/9/2025).

SIANTAR, METRODAILY – Kota Pematangsiantar hari ini, Senin (1/9/2025) mulai memanas . Ratusan massa Cipayung Plus, gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Kesenian Reog Jaranan Pemuda Sumatera Utara (KRJPS), driver ojek online (ojol), hingga Sahabat Lingkungan (Saling) turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa.

Titik kumpul massa berada di Tugu Sang Naualuh, depan Plaza Ramayana. Dari lokasi itu, sekitar pukul 13.30 WIB, massa bergerak menuju Mapolres Pematangsiantar dan Kantor DPRD Kota Pematangsiantar.

Aan Pohan, Seksi Komunikasi Aliansi, menyebut aksi ini sebagai bentuk dukungan terhadap gelombang unjuk rasa nasional di Jakarta dan berbagai daerah, yang menuntut pembubaran DPR-RI.

Baca Juga: Polres Siantar & Ojol Gelar Salat Ghaib untuk Affan Kurniawan, Polres Simalungun Lintas Agama Kompak Berdoa

“Situasi nasional sedang memanas. Kita juga berduka atas meninggalnya driver ojol Affandi Kurniawan akibat represifitas aparat di Jakarta,” tegas Aan.

Aliansi massa di Siantar menyuarakan lima tuntutan utama:

  1. Copot Kapolri atas tindakan represifitas aparat

  2. Reformasi DPR-RI

  3. Usut tuntas kematian driver ojol Affandi Kurniawan

  4. Copot Kapolda Sumut

  5. Sahkan RUU Perampasan Aset

Aan menegaskan, massa sekitar 200 orang siap turun ke jalan dengan membawa bendera, sound system, mobil komando, dan spanduk. Aksi dikomandoi oleh Khairil Mansya.

Baca Juga: Warga Minta Polisi Berantas Narkoba di Sibito Aek Natas

Kelompok Cipayung Plus Turun Lebih Awal

Selain aliansi mahasiswa dan ojol, kelompok Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil juga akan menggelar aksi. Mereka terdiri dari GMNI, HMI, GMKI, PMKRI, HIMMAH, hingga KP2H.

Ketua GMNI Siantar-Simalungun Ronald Panjaitan menyebut, titik kumpul massa mereka juga di Tugu Sang Naualuh pukul 09.00 WIB sebelum long march menuju Polres dan DPRD.
“Estimasi massa kita 200-300 orang, dengan penanda pita merah putih. Surat pemberitahuan sudah masuk ke Polres sejak Jumat malam,” ujarnya.

Sebelum tiba di Polres, massa Cipayung Plus akan orasi di depan Suzuya Swalayan, Jalan Sutomo, sebagai bagian dari rute aksi.

Ketua GMKI Siantar-Simalungun, Yopa Purba, mengatakan aksi akan dipimpin Bertus Waruwu. “Kami sudah pematangan aksi di Student Center GMKI Jalan Asahan,” tambahnya.

Baca Juga: Warga Minta Polisi Berantas Narkoba di Sibito Aek Natas

Adapun tuntutan Cipayung Plus dan Koalisi Masyarakat Sipil antara lain: batalkan tunjangan mewah DPR-RI, bebaskan seluruh demonstran yang ditahan di Indonesia, reformasi Polri, sahkan RUU Perampasan Aset, tegakkan HAM, serta copot Kapolri dan Kapolda Sumut.

Aksi gabungan ini diprediksi membuat arus lalu lintas di sejumlah titik Kota Pematangsiantar tersendat. Polisi telah menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi potensi gesekan di lapangan. (meg/net)

Editor : Editor Satu