TOBA, METRODAILY – Kasus gigitan anjing di Kabupaten Toba terus meningkat. Hingga periode Januari–Juli 2025, tercatat sudah 519 orang menjadi korban gigitan anjing, menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Toba.
Kabid PSDK Dinas Kesehatan Toba, Mangapul Pardede, mengatakan seluruh korban telah mendapat vaksin. Ia memastikan belum ada laporan warga meninggal akibat rabies.
“Dari 519 orang yang digigit, seluruhnya sudah divaksin. Hingga kini tidak ada laporan meninggal karena rabies,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).
Baca Juga: Korban Tewas Topan Kajiki di Vietnam Jadi 3 Orang, Hanoi Kebanjiran
Namun, ia menegaskan pihaknya masih terus memantau korban gigitan serta memastikan ketersediaan vaksin di Toba. Saat ini, stok Vaksin Anti Rabies (VAR) hanya tersisa 178 vial (44,5 kuur). Jumlah tersebut dikhawatirkan tidak mencukupi jika kasus terus meningkat.
“Stok vaksin memang masih cukup untuk Agustus, tapi tetap kami waspadai. Kami sudah mengajukan penambahan vaksin ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, namun belum ada kabar kapan tiba dan berapa jumlah yang akan diberikan,” jelasnya.
Kasus rabies masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Warga diimbau segera memeriksakan diri jika mengalami gigitan anjing atau hewan penular rabies lainnya. (net)
Editor : Editor Satu