Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Anak Siantar & Gadis Langkat Wakili Sumut di Bootcamp Antikorupsi KPK 2025

Editor Satu • Selasa, 26 Agustus 2025 | 11:10 WIB
Gading Bendito Simangunsong, pemuda asal Pematangsiantar yang terpilih mewakili Sumut di Bootcamp Antikorupsi Nasional KPK 2025.
Gading Bendito Simangunsong, pemuda asal Pematangsiantar yang terpilih mewakili Sumut di Bootcamp Antikorupsi Nasional KPK 2025.

MEDAN, METRODAILY – Dua pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) berhasil lolos seleksi ketat dan terpilih mewakili provinsi ini di ajang bergengsi Bootcamp Antikorupsi Nasional: Sinergi Integritas Muda Indonesia (SINTESIS) 2025 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 8–12 September 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Mereka adalah Sindi Pramita dari Kabupaten Langkat dan Gading Bendito Simangunsong dari Kota Pematangsiantar.

Berdasarkan surat resmi KPK Nomor B/5278/DKM.01.03/80-84/08/2025, keduanya masuk dalam daftar 51 peserta nasional terpilih dari total 2.227 pendaftar se-Indonesia.

Baca Juga: Kapolda Sumut Naik Helikopter Tinjau Dapur Gizi Gratis di Tanjungbalai

Para peserta akan mengikuti pelatihan intensif selama lima hari dengan materi meliputi pencegahan korupsi sektor sumber daya alam (SDA), corruption risk assessment, hingga praktik penyusunan laporan pengaduan berkualitas.

Bagi Sindi, kesempatan ini bukan hanya prestasi pribadi, melainkan panggilan moral untuk memperkuat integritas di kalangan generasi muda.

“Saya percaya orang jujur masih banyak, tapi tidak semuanya punya keberanian untuk bersuara. Saya ingin menjadi agen pengawasan KPK yang kuat di daerah,” ujarnya.

Senada, Gading menegaskan bahwa peran pemuda sangat vital dalam gerakan antikorupsi.

Baca Juga: DPRD Tanjungbalai Layak Masuk Rekor MURI, Gelar 6 Rapat Paripurna Hanya Dalam Sehari

“Korupsi merusak bukan hanya dari sisi ekonomi, tapi juga moral bangsa. Ini PR besar bagi pemuda yang punya daya kritis untuk mengawasi di daerah,” tutur Gading yang kini berprofesi sebagai instruktur antikorupsi.

Setelah kembali ke daerah, Sindi berencana menggagas forum diskusi integritas, penyuluhan ke sekolah dan kampus, serta publikasi opini di media massa. Sementara Gading akan fokus mengedukasi organisasi kepemudaan, menggelar diskusi publik, hingga melatih investigasi dan pelaporan tindak pidana korupsi.

Kehadiran dua putra-putri terbaik Sumut ini menjadi inspirasi generasi muda sekaligus pionir gerakan pemberantasan korupsi di daerah. Harapannya, semakin banyak pemuda yang terdorong mengambil peran menuju Indonesia Emas 2045. (net)

Editor : Editor Satu
#Bootcamp Antikorupsi Nasional KPK 2025 #Gading Bendito Simangunsong