SIBOLGA, METRODAILY – Pesparawi Sibolga mendapat dukungan penuh dari mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani untuk mengikuti Nusantara Internasional Choir Folk Festival 2025 di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 4–7 September mendatang.
Dukungan tersebut disampaikan Bakhtiar saat menghadiri acara penggalangan dana Sibolga Mixed Choir di Gedung Nasional Sibolga, Sabtu (23/8/2025). Dalam kesempatan itu, ia menyerahkan bantuan sebesar Rp50 juta untuk keberangkatan tim.
“Kalau saya pribadi, saya sumbang untuk acara ini untuk keberangkatan Rp50 juta,” kata Bakhtiar dalam sambutannya.
Baca Juga: Simalungun Ngebut Turunkan Angka Stunting, Target 12 Persen dalam Setahun
Tak hanya itu, politisi muda asal Barus ini juga berjanji memberikan bonus tambahan apabila Pesparawi Sibolga berhasil meraih juara umum di ajang tersebut.
“Kalau juara umum saya bantu, tambah bonus. Tapi menang ya. Puji Tuhan saya doakan mudah-mudahan menang, saya yakin menang,” ujarnya.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik, sebelumnya menyampaikan bahwa peserta Pesparawi berharap mendapat dukungan dari Bakhtiar, mengingat semasa menjabat Bupati Tapteng periode 2017–2022 ia dikenal aktif mendukung kegiatan keagamaan, termasuk Pesparawi dan MTQ.
Baca Juga: Mantan Pangulu Banjar Hulu Didakwa Korupsi Rp573 Juta, Terkait Kasus Jaksa Hanyut
Bakhtiar juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat dan kerukunan antarumat beragama. Ia menegaskan, selama memimpin Tapteng, dirinya rutin membantu pembangunan dan kegiatan rumah ibadah, baik gereja maupun masjid.
“Tidak seberapa penting agama apa yang menjadi pemimpinmu, tapi seberapa penting bagaimana dia bisa memimpin dan berlaku adil kepada semuanya,” ungkapnya.
Sebagai putra Barus yang besar di Sibolga, Bakhtiar turut menyampaikan harapan agar Gedung Nasional Sibolga segera direnovasi. Menurutnya, fasilitas itu sangat penting bagi kegiatan masyarakat dan generasi muda.
Baca Juga: Korem 022/PT Gelar Olahraga Bersama Forkopimda, Hadiah Utama 2 Motor
“Saya sedih kalau ke Sibolga, nengok Gedung Nasional kondisinya sangat memprihatinkan. Kalau bisa segera dibangun kembali,” pungkasnya. (ts)