SIMALUNGUN, METRODAILY – Pasca kebakaran hebat yang melanda Pasar Baru Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Senin (18/8), para pedagang menegaskan tidak mau direlokasi ke tempat lain. Mereka memilih bertahan karena pasar tersebut sudah memiliki pelanggan tetap.
“Kami sudah punya pelanggan yang biasa datang membeli maupun menjual kebutuhan pokok. Kalau pindah, bisa kehilangan pembeli,” ujar salah satu pedagang, Selasa (19/8).
Camat Dolok Batu Nanggar, Supardi, membenarkan hal itu usai menggelar pertemuan dengan pedagang.
“Pedagang menolak direlokasi. Jadi besok akan dilakukan bersih-bersih agar mereka bisa kembali berjualan,” katanya.
Baca Juga: Karhutla di Haranggaol Nyaris Hanguskan Rumah Warga, Api Baru Padam Besoknya
Sementara itu, terkait bantuan untuk pedagang terdampak kebakaran, pihak kecamatan masih akan membahasnya bersama Pemkab Simalungun dalam rapat selanjutnya.
Kapolsek Serbelawan Iptu Gunawan Sembiring menjelaskan, kebakaran pasar yang terjadi sekitar pukul 15.10 WIB itu masih dalam penyelidikan.
“Kami sudah datangi TKP, mengamankan barang-barang warga, membuat sketsa lokasi, menyita barang bukti, dan memintai keterangan saksi,” ujarnya, Selasa (19/8).
Dari hasil pemeriksaan sementara, api diduga berasal dari sisa bakaran sampah di samping kios milik Ingan Hotmauli Purba.
Baca Juga: Viral Uang Rp250 Ribu Bergambar Borobudur, Benarkah Diterbitkan BI?
Percikan api kemudian merembet, diperparah oleh adanya saluran listrik di dalam kios-kios.
“Motif dan modus masih kami dalami,” tegasnya. (net)