Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kafe Blue Diamond Digeruduk Massa, Dituding Berdiri di Atas DAS Bah Bolon

Editor Satu • Kamis, 14 Agustus 2025 | 12:30 WIB
Unjuk rasa Ikatan Pelajar Al Washliyah di depan Kafe Blue Diamond, Jalan Gereja Pematangsiantar.
Unjuk rasa Ikatan Pelajar Al Washliyah di depan Kafe Blue Diamond, Jalan Gereja Pematangsiantar.

SIANTAR, METRODAILY – Kafe Blue Diamond di Jalan Gereja, Pematangsiantar, digeruduk massa Ikatan Pelajar Al Washliyah, Selasa (12/8), karena dituding berdiri di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Bah Bolon.

Massa menuntut bangunan kafe tersebut segera dibongkar karena diduga melanggar aturan sempadan sungai.

Aksi dimulai dengan kedatangan massa menggunakan mobil pick up, membawa bendera, dan berorasi dengan pengeras suara. Polisi terlihat mengawal jalannya demonstrasi.

Koordinator aksi, Ahmad Nurdin, menegaskan pihaknya meminta Wali Kota Pematangsiantar segera merobohkan bangunan kafe yang dianggap melanggar aturan Peraturan Menteri PUPR No. 28 Tahun 2015.

Permen itu menetapkan jarak minimal bangunan dengan tepi sungai adalah 10 meter. Ia memberi tenggat 3 x 24 jam untuk menindaklanjuti tuntutan tersebut.

"Bangunan ini sudah lama berdiri tanpa pengawasan. Kalau dibiarkan, berpotensi menyebabkan banjir," kata Ahmad.

Mewakili pengusaha, Susanto mengklaim bangunan tersebut sudah ada sebelum dibeli pemiliknya.

Renovasi hanya menambah joglo untuk pengunjung, dan pihaknya siap jika bangunan di tepi sungai itu harus dibongkar.

"Waktu dibeli, ini sudah ditembok, bukan kami yang bangun. Kalau mau dibongkar, kami siap," ujarnya.

Kafe Blue Diamond, yang telah beroperasi empat tahun dan mempekerjakan puluhan karyawan, mengaku baru kali ini mengalami aksi demonstrasi.

Menanggapi tuntutan massa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pematangsiantar, Zainal Siahaan, menyatakan pihaknya akan memeriksa izin dan kondisi lapangan sebelum mengambil keputusan.

"Itu masih dugaan, harus dibuktikan dulu. Pemko tidak akan membiarkan pelanggaran," tegasnya. (Kdc)

Editor : Editor Satu
#Berdiri di Atas Saluran Air #kafe blue diamond