Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kekeringan di Kawasan Danau Toba Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus

Editor Satu • Jumat, 1 Agustus 2025 | 14:20 WIB

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla.

MEDAN, METRODAILY – Cuaca panas ekstrem yang melanda kawasan Danau Toba, termasuk wilayah Kabupaten Simalungun, diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir Agustus 2025.

Hal ini disebabkan dominasi angin Monsun Timur dari Australia yang kering dan minim uap air.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Utami Al Khairiyah, menyebut musim kemarau masih aktif di kawasan Danau Toba.

“Peningkatan curah hujan baru akan terjadi secara bertahap mulai akhir September hingga Oktober, saat memasuki masa transisi menuju musim hujan,” jelas Utami, Kamis (31/7/2025).

Baca Juga: Drama Menit 97, Gol Telat Bawa Inter Miami Taklukkan Atlas di Leagues Cup

Memasuki masa pancaroba pada awal Oktober, aktivitas hujan diperkirakan akan mulai meningkat seiring pergerakan angin Monsun Asia. Musim hujan diperkirakan aktif penuh hingga November 2025.

Menurut BBMKG, ada tiga faktor utama penyebab cuaca panas dan kekeringan ekstrem di kawasan Danau Toba:

“Kondisi geografis Danau Toba membuat pemanasan tanah lebih intens saat siang, sehingga suhu udara meningkat signifikan,” ujar Utami.

Baca Juga: MU Gilas Bournemouth , Hojlund hingga Wonderkid Bersaing Cetak Gol

Imbauan: Hemat Air dan Waspada Karhutla

BBMKG mengimbau masyarakat di kawasan Danau Toba untuk:

Editor : Editor Satu
#Cuaca Panas Ekstrem #kawasan danau toba #kekeringan