Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kemarau Panjang, Bupati Paluta Gelar Salat Minta Hujan Bersama Seribuan Warga

Editor Satu • Senin, 28 Juli 2025 | 12:30 WIB

Bupati Padang Lawas Utara Reski Basyah Harahap (tiga kanan) bersama seribuan warga melaksanakan Shalat Istisqa untuk memohon doa agar hujan turun.
Bupati Padang Lawas Utara Reski Basyah Harahap (tiga kanan) bersama seribuan warga melaksanakan Shalat Istisqa untuk memohon doa agar hujan turun.

PALUTA, METRODAILY – Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), Reski Basyah Harahap, bersama seribuan warga menggelar Shalat Istisqa atau shalat memohon hujan di Masjid Raya Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Jumat (25/7/2025).

Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk ikhtiar spiritual menghadapi musim kemarau panjang yang melanda daerah tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Basri Harahap, Sekda Patuan Rahmat P. Hasibuan, Ketua DPRD Mula Rotua, para pimpinan OPD, Forkopimcam, serta tokoh ulama dan masyarakat dari berbagai desa.

Baca Juga: Guru dan Kepala Sekolah Ulil Albab Sabet Juara 1 & 2 Duta Guru CBP Rupiah KPw BI Siantar

Shalat Istisqa dipimpin Ketua MUI Paluta, Mukti Ali Siregar, sementara khutbah disampaikan Kepala KUA Padang Bolak, Pangondian Harahap.

Dalam khutbahnya, Pangondian mengajak umat untuk tidak hanya berharap hujan turun, tapi juga bermuhasabah dan memperbaiki hubungan dengan Tuhan dan sesama.

“Musim kemarau bukan sekadar fenomena alam, ini juga peringatan atas perilaku kita terhadap lingkungan,” ujar Pangondian.

Ia menegaskan kekeringan yang terjadi merupakan bagian dari perubahan iklim global dan menuntut tanggung jawab bersama.

Baca Juga: Letkol Gede Agus Dian Pringgana Resmi Jabat Dandim Simalungun

Bupati Reski Basyah Harahap berharap ibadah ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan alam. “Semoga hujan segera turun, dan masyarakat terus menjaga kelestarian lingkungan sebagai bentuk ibadah,” ucapnya.

Momen ini tidak hanya menjadi bentuk doa bersama, tetapi juga seruan ekologis untuk lebih peduli terhadap kondisi bumi. (ant)

Editor : Editor Satu
#Bupati Paluta #salat minta hujan