Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Baru Saja Dibangun, Rabat Beton Rp195 Juta di Asahan Sudah Retak, Dinas Lempar Jawaban

Editor Satu • Kamis, 24 Juli 2025 | 15:40 WIB

Kondisi rabat beton di Dusun 1 Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, yang terlihat mulai mengalami retak meski baru selesai dibangun.
Kondisi rabat beton di Dusun 1 Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, yang terlihat mulai mengalami retak meski baru selesai dibangun.

ASAHAN, METRODAILY – Proyek rabat beton di Dusun 1, Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan yang baru selesai dikerjakan tahun 2025 kini menuai sorotan.

Pasalnya, jalan beton yang menelan anggaran APBD senilai Rp195 juta itu sudah mengalami keretakan serius meski baru beberapa hari dilalui warga.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Asa Khatulistiwa melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Asahan itu diduga berkualitas rendah.

Baca Juga: Terseret Kasus Suap Jalan Rp231 Miliar, Mantan Wabup Tapteng Diperiksa KPK

Warga sekitar, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan rasa kecewa meski sempat antusias dengan adanya pembangunan jalan tersebut.

“Di satu sisi kami senang ada proyek ini, tapi kecewa karena hasilnya belum apa-apa sudah retak,” keluh warga, Kamis (24/7/2025).

Warga menuding kualitas pekerjaan tidak sesuai harapan. Mereka meminta pihak dinas terkait segera meninjau lokasi dan memberi sanksi tegas kepada pihak rekanan jika terbukti lalai.

“Jangan dibiarkan. Kalau ada kesalahan, kontraktornya harus ditindak,” tambah warga.

Baca Juga: Bupati Humbahas Oloan Ungkit Isu Selingkuh & Pecatan TNI di Hadapan Wartawan

Sementara pihak kontraktor CV Asa Khatulistiwa belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.

Terpisah, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Asahan Mairani Simangunsong saat dikonfirmasi justru menyebut proyek tersebut belum selesai.

“Belum selesai itu, bos. Ku konfirmasi dulu sama PPK-nya ya,” jawab Mairani via pesan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun klarifikasi dari CV Asa Khatulistiwa terkait kondisi jalan yang retak. Warga kini berharap pemerintah tidak menutup mata atas persoalan ini. (ded)

 
Editor : Editor Satu
#proyek rabat beton