Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sumut Panas Ekstrem, Suhu Tembus 37°C, Warga Diimbau Waspada Kebakaran

Editor Satu • Selasa, 22 Juli 2025 | 12:35 WIB

Suhu udara - Ilustrasi.
Suhu udara - Ilustrasi.

MEDAN, METRODAILY – Cuaca panas ekstrem dan angin kencang sedang melanda wilayah Sumatera Utara (Sumut). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa suhu udara di sejumlah daerah bisa mencapai 37 derajat celcius dalam sepekan ke depan!

Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan, Fauziah Fitri Damanik, menyebut Sumut masih berada dalam periode musim kemarau dan dominasi cuaca cerah berawan. “Potensi hujan ringan hingga sedang tetap ada, tapi peluangnya rendah,” kata Fauziah, Minggu (20/7).

Ia menjelaskan, suhu tinggi dipicu oleh angin baratan bersifat divergen (menyebar), yang menghambat pembentukan awan dan menyebabkan cahaya matahari langsung menghantam permukaan bumi tanpa pelindung.

Baca Juga: Razia Malam di Siantar, 7 Sepeda Motor Berknalpot Brong Disita Polisi

Hal ini diperparah oleh pengaruh siklon tropis Wipha di perairan Filipina yang mempercepat aliran angin melalui Sumut.

“Suhu udara bisa tembus 37°C. Angin divergen ini juga menyebabkan kecepatan angin meningkat di beberapa daerah,” ujarnya.

BMKG memprediksi potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah seperti Dairi, Pakpak Bharat, Humbahas, Sibolga, Taput, Tapteng, Tapsel, Nias, Karo, dan Mandailing Natal pada 21–23 Juli 2025.

Bisa Picu Kebakaran

Kondisi panas ekstrem dan hembusan angin kencang turut dirasakan warga di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.

Baca Juga: Ayah Kandung Cabuli Gadis SMP hingga Melahirkan di Labusel

Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengingatkan warga agar lebih waspada. “Cuaca panas dan angin ini berpotensi besar memicu kebakaran. Warga diminta memperhatikan lingkungan sekitar dan tidak sembarangan membakar sampah,” katanya.

Yunita juga mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, perbanyak minum air putih, serta menggunakan pelindung kulit seperti sunscreen. “Kondisi panas bisa berbahaya, terutama bagi anak-anak dan lansia. Kami minta masyarakat lebih hati-hati,” pungkasnya.

BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui media sosial resmi @infobmkgsumut. (dwi/map/man/adz/smg)

Editor : Editor Satu
#Cuaca Panas Ekstrem #Cuaca Sumut