Angin Kencang Terjang Danau Toba, Ini Prediksi BMKG Tiga Hari ke Depan
Editor Satu• Kamis, 17 Juli 2025 | 14:15 WIB
Foto: Dame Ambarita Dua kapal penumpang berpapasan di Danau Toba. Tahun 2023 mendatang, pemerintah merencanakan event balap kapal di Danau Toba.
MEDAN, METRODAILY – Cuaca ekstrem melanda kawasan Danau Toba sejak Senin (14/7/2025). Angin kencang disertai potensi hujan lebat membuat masyarakat waspada. BMKG Balai Wilayah I Medan pun mengungkap penyebab utama dari fenomena ini.
Prakirawan BMKG, Defri Mandoza, menjelaskan bahwa perubahan kondisi atmosfer global dan regional menjadi pemicu utama.
“Fase MJO (Madden Julian Oscillation) saat ini berada di fase 4, ditambah aktifnya gelombang atmosfer seperti gelombang Kelvin dan Rossby,” ujar Defri, Rabu (16/7/2025).
BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di perairan barat Sumatera Utara serta konvergensi angin di atas wilayah Sumut, termasuk Danau Toba.
“Pengaruh monsun Asia juga membawa udara lembap dari Laut China Selatan dan Samudra Hindia, memperkuat potensi hujan dan angin kencang,” tambah Defri.
Akibat kondisi ini, potensi cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga tiga hari ke depan, tidak hanya di kawasan Danau Toba, tapi juga di wilayah Sumatera Utara lainnya.
Karena angin kencang, layanan kapal dari Pelabuhan Tigaras (Simalungun) menuju Simanindo (Samosir) dihentikan sementara. BMKG mengimbau masyarakat agar waspada dan rutin memantau informasi cuaca terbaru.
“Cuaca sangat dinamis, jadi masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG,” tegas Defri. (net)