Polres Siantar Razia Besar di Jalan Parapat, Sasar 10 Pelanggaran Prioritas
Editor Satu• Kamis, 17 Juli 2025 | 11:45 WIB
Operasi Patuh Toba 2025 di Jalan Parapat, Selasa (15/7/2025).
SIANTAR, METRODAILY – Suasana Jalan Parapat Simpang Dua mendadak ramai, Selasa (15/7/2025) sore. Puluhan pengendara terjaring razia dalam Operasi Patuh Toba 2025 yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Pematangsiantar Iptu Friska Susana.
Operasi ini merupakan bagian dari agenda nasional yang berlangsung selama 14 hari mulai 14 hingga 27 Juli 2025, dengan target utama menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas masyarakat.
“Operasi ini menyasar 10 pelanggaran prioritas, termasuk pengendara tanpa helm, melawan arus, dan tidak memiliki surat-surat kendaraan lengkap,” tegas Iptu Friska.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) yang kondusif, serta meminimalisasi komplain masyarakat baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Razia ini turut melibatkan sejumlah perwira, antara lain Kasat Intel Iptu Hary Isdianto, KBO Sat Lantas Ipda Syawaluddin Nasution, serta beberapa Kanit dan personel dari Satlantas dan Sat Intel Polres Pematangsiantar.
Tak hanya menggelar razia, sosialisasi juga dilakukan secara masif. Pada Senin (14/7), Iptu Friska dan tim menyambangi masyarakat di Warung Kopi Putra Langkat, Jalan Sangnaualuh Damanik, Kecamatan Siantar Timur.
Pesan yang disampaikan tetap sama: lengkapi surat kendaraan dan taat aturan lalu lintas!
“Kami berharap masyarakat lebih patuh dan sadar bahwa keselamatan adalah yang utama,” katanya.
Selain itu, edukasi publik juga dilakukan melalui udara. Kasat Lantas Iptu Friska Susana hadir di Radio Boss FM 102.8 pada Senin pagi untuk menyampaikan informasi tentang pelaksanaan dan tujuan Operasi Patuh Toba 2025. (rel)