Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Labura Rayakan HUT ke-17, Pagelaran Etnis Budaya Tampilkan 15 Suku

Editor Satu • Kamis, 17 Juli 2025 | 11:05 WIB

Pembukaan pagelaran etnis budaya dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Labuhanbatu Utara ke-17 tahun 2025.
Pembukaan pagelaran etnis budaya dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Labuhanbatu Utara ke-17 tahun 2025.

LABURA, METRODAILY – Semarak HUT ke-17 Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) ditandai dengan Pagelaran Etnis Budaya yang memukau warga di Alun-alun Aek Kanopan, Senin malam (14/7).

Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Labura, Dr. H. Samsul Tanjung, yang mengajak seluruh masyarakat menjaga keberagaman sebagai kekuatan daerah.

"Labura adalah rumah besar berbagai suku, agama, ras, dan budaya. Dalam keberagaman ini kita menemukan kekuatan dan membangun jati diri daerah yang bermartabat," tegas Samsul dalam sambutannya.

Baca Juga: Wagubsu Surya: DWP Mitra Strategis Pemerintah Sejahterakan Rakyat

Pagelaran ini menampilkan kesenian dari 15 etnis yang hidup berdampingan di Labura. Samsul menyebut kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan, tapi juga bentuk nyata pelestarian warisan budaya leluhur dan ruang ekspresi untuk generasi muda.

"Kalau bukan kita yang mencintai budaya kita sendiri, siapa lagi? Mari jadikan momentum ini sebagai pengingat perjalanan panjang pembangunan, sekaligus motivasi untuk terus melangkah ke depan," ujarnya.

Dukungan terhadap kegiatan budaya juga datang dari Ketua DPRD Labura, Rimba Bertuah Sitorus, yang menegaskan komitmen lembaganya dalam mendorong pelestarian budaya melalui regulasi dan penganggaran.

Baca Juga: Bantai Brunei 8-0, Indonesia Ukir 3 Rekor Bersejarah di Piala AFF U-23

"Labura adalah miniatur Indonesia. Di sini berbagai suku dan adat hidup rukun. Budaya lokal adalah fondasi harmoni sosial kita," kata Rimba.

Ia mengajak generasi muda untuk mencintai budaya daerahnya sendiri. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan akar budayanya,” tandasnya.

Pagelaran ini menjadi salah satu dari rangkaian acara HUT Labura ke-17 yang akan terus berlangsung hingga puncak perayaan. (gus)

Editor : Editor Satu
#Pagelaran Etnis Budaya #HUT Labura