SIANTAR, METRODAILY — Pemerintah Kota Pematangsiantar serius mengupayakan RSUD dr Djasamen Saragih naik kelas menjadi rumah sakit rujukan regional.
Wali Kota Wesly Silalahi menegaskan komitmennya dalam pertemuan dengan jajaran BPJS Kesehatan Cabang Pematangsiantar, Rabu (2/7), di Balai Kota.
Dalam audiensi tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Kiki Chrismar Marbun menyampaikan bahwa RSUD Djasamen memiliki potensi besar untuk menjadi kebanggaan daerah, bukan sekadar fasilitas kesehatan biasa.
Baca Juga: Libur Sekolah, Permohonan Paspor di Imigrasi Medan Melejit, Warga Sumut Pilih Luar Negeri
"RSUD Djasamen Saragih adalah aset. Ini bukan beban. Dengan peningkatan layanan, rumah sakit ini bisa jadi RS rujukan regional," kata Kiki.
Wali Kota Wesly menyambut pernyataan itu dengan penuh semangat. Ia menegaskan bahwa RSUD Djasamen adalah ‘wajah’ Kota Pematangsiantar, apalagi lokasinya yang sangat strategis di jantung kota, tepatnya di Jalan Sutomo.
“Harus bangkit! RS ini adalah representasi kota. Jangan sampai tertinggal,” tegas Wesly.
Dengan luas lahan mencapai 12,28 hektare, Wesly menyebut pembenahan total akan dilakukan, baik dari sisi sarana, prasarana, pelayanan, hingga kenyamanan pasien. Ia menargetkan RS ini bisa menjadi rujukan utama bagi wilayah luar kota, termasuk kawasan Tapanuli.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan Skema LPG 3 Kg Satu Harga, Berlaku Mulai 2026
“Kalau dikelola dengan baik, RSUD Djasamen Saragih bisa jadi magnet kesehatan regional,” tandasnya.
Langkah ini dinilai strategis dalam meningkatkan mutu layanan kesehatan sekaligus memperkuat posisi Pematangsiantar sebagai kota jasa dan pelayanan utama di kawasan Sumatera Utara. (esa)
Editor : Editor Satu