Karhutla di Samosir, Lahan Dilalap Api Capai 50 Hektare
Editor Satu• Kamis, 3 Juli 2025 | 12:50 WIB
Kebakaran hutan di kawasan objek wisata Menara Pandang Samosir, telah mencapai 50 hektare.
SAMOSIR, METRODAILY – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan wisata unggulan Menara Pandang Tele di Desa Partungko Naginjang, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir, sejak Selasa (1/7) dini hari.
Sedikitnya 50 hektare lahan dilaporkan hangus dilalap api hingga Rabu (2/7).
“Telah terjadi karhutla di Menara Pandang Samosir. Luas lokasi terbakar sekitar 50 hektare dan masih berlangsung,” kata Zainuddin Harahap, Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum, dan Peningkatan Kapasitas Dinas LHK Sumut.
Api membakar kawasan yang dikenal sebagai spot panorama kaldera Danau Toba dan hutan pinus, sekaligus menjadi ikon wisata Samosir. Kebakaran ini juga viral di media sosial setelah direkam wisatawan yang sedang berada di lokasi.
Diketahui, kawasan Menara Pandang Tele merupakan salah satu geosite penting dalam UNESCO Global Geopark Kaldera Toba. Kebakaran ini menjadi perhatian serius menjelang agenda revalidasi Geopark oleh UNESCO pada Juli 2025. (net)