Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Proyek Rabat Beton Tanpa Plang di Asahan Ternyata Pokir Oknum DPRD:  Jelek Kali Kerjaannya!

Editor Satu • Senin, 30 Juni 2025 | 15:35 WIB
Proyek rabat beton di Dusun 4 Desa Ofa Padang Mahondang, Kecamatan Pulau Rakyat disoal oleh sejumlah kalangan.
Proyek rabat beton di Dusun 4 Desa Ofa Padang Mahondang, Kecamatan Pulau Rakyat disoal oleh sejumlah kalangan.

ASAHAN, METRODAILY – Proyek rabat beton tanpa plang papan informasi yang belakangan jadi sorotan warga Dusun 4, Desa Ofa Padang Mahondang, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, ternyata merupakan pokok pikiran (pokir) milik salah satu anggota DPRD Asahan berinisial JU.

Fakta ini diungkapkan langsung oleh JU saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp. Ia tak menampik proyek tersebut berasal dari aspirasinya.

"Iya betul, itu pokir saya. Makasih, Pak, infonya," tulis JU singkat.

Tak hanya itu, ia juga mengaku akan mengecek langsung hasil pekerjaan rabat beton yang disebut-sebut bermasalah dari segi kualitas.

“Saya konfirmasi ke pengusahanya, Pak. Jelek kali kerjaannya,” ujarnya.

Namun sayangnya, setelah mengakui proyek tersebut adalah pokirnya, JU mendadak enggan menjawab sejumlah pertanyaan lanjutan dari wartawan mengenai spesifikasi proyek, anggaran, hingga pengawasan pelaksanaan.

Padahal sebelumnya, proyek rabat beton tanpa plang ini menuai sorotan publik karena kualitasnya dinilai buruk dan tidak transparan. Tak adanya papan informasi proyek memunculkan dugaan bahwa pengerjaan proyek dilakukan secara asal-asalan dan tanpa pengawasan ketat.

Sejumlah warga dan aktivis angkat suara, mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas anggaran proyek tersebut.

“Tanpa plang, warga tidak tahu berapa anggarannya, berapa volume pekerjaannya, dan siapa pelaksananya. Sangat tidak sesuai dengan prinsip keterbukaan informasi publik,” ujar salah seorang warga setempat.

Kini masyarakat menunggu tindakan tegas dari instansi terkait, termasuk apakah proyek tersebut akan diperbaiki atau justru dibiarkan begitu saja. (ded)

Editor : Editor Satu
#proyek rabat beton