Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Desak Usut Dugaan Korupsi ADD, Massa Geruduk Kantor Kejari Sidimpuan

Editor Satu • Kamis, 26 Juni 2025 | 11:25 WIB

 

Aliansi Pemersatu Kota Padangsidimpuan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejari Padangsidimpuan.
Aliansi Pemersatu Kota Padangsidimpuan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejari Padangsidimpuan.

SIDIMPUAN, METRODAILY — Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemersatu Kota Padangsidimpuan mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan, Rabu (25/6/2025).

Mereka mendesak Kejari serius mengusut tuntas dugaan korupsi pemotongan 18 persen Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2023 yang disebut melibatkan sejumlah pihak.

Dalam orasinya, koordinator aksi Rizky Muda dan Marwazi Tanjung menuding Kejari lalai dalam penetapan tersangka dan lemah dalam pembuktian alat bukti.

Baca Juga: Kejari Siantar Musnahkan Sabu Hampir 600 Gram & Ganja Setengah Kilo

Massa menuntut Kejari meninjau ulang putusan Prapid Mustapa Kamal Siregar dan Husin Nasution, serta menindaklanjuti dugaan keterlibatan aktor intelektual dalam kasus tersebut.

“Kami minta Pak Kajari Lambok MJ Sidabutar hadir dan beri penjelasan langsung kepada kami. Jangan main-main, ini soal keadilan untuk rakyat,” teriak Rizky di depan Kantor Kejari.

Massa juga mendesak agar seluruh kepala desa yang diduga terlibat dalam praktik pemotongan ADD diperiksa. Mereka menuntut transparansi dalam penetapan inisial AN, pegawai honorer yang divonis 5 tahun penjara dalam kasus serupa.

Baca Juga: Terciduk Mau Tawuran, 3 Remaja di Siantar Dihukum Push Up di Jalan

Sayangnya, Kajari tidak hadir menemui pendemo. Massa pun membubarkan diri sambil mengancam akan datang lagi dengan jumlah lebih besar jika tuntutan mereka tak ditanggapi.

Aksi ini mendapat pengamanan ketat dari personel Polres Padangsidimpuan dan Satpol PP. (net)

Editor : Editor Satu
#aksi demo