Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gubernur Sumut Dukung E-Sport Siantar, Lapangan Adam Malik Diserbu Ratusan Pengunjung

Edi Saragih • Senin, 16 Juni 2025 | 15:34 WIB

 

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turun langsung ke arena bermain gelaran Kemarok E-Sport di lapangan H Adam Malik Pematangsiantar.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turun langsung ke arena bermain gelaran Kemarok E-Sport di lapangan H Adam Malik Pematangsiantar.

SIANTAR, METRODAILY - Lapangan Adam Malik menjadi pusat perhatian masyarakat pada Minggu (15/6/2025), saat ratusan pengunjung memadati arena untuk menyaksikan gelaran Kemarok E-Sport.

Turnamen Mobile Legends dan Free Fire, parade cosplay, hingga sesi kolaborasi antara pro player nasional dengan kehadiran pejabat publik menjadikan acara ini sebagai salah satu event e-sport terbesar yang pernah digelar di Siantar.

Puncak kemeriahan terjadi saat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, turun langsung ke arena bermain bersama tim pro player seperti Hengky alias Kyy (EVOS) dan streamer nasional asli Siantar, Pascol. Partisipasi ini menjadi simbol dukungan terhadap berkembangnya industri e-sport di kalangan generasi muda.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan harapan agar e-sport tidak lagi dipandang sebelah mata.

“Kita harus membuka pikiran bahwa ini bukan lagi sekadar hiburan seperti masa orangtua dulu, tapi kini menjadi ruang baru untuk prestasi, kreativitas, dan karier,” ujarnya.

Sejak pagi, acara sudah dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas gamer, hingga masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung penampilan para idola mereka. Tenda-tenda cosplay, booth komunitas, dan panggung utama dipenuhi sorak sorai penonton. Kehadiran Kyy dan Pascol disambut meriah, terutama oleh penggemar berat mereka.

Sesi talkshow juga berlangsung cair dan inspiratif. Para figur e-sport membagikan kisah perjuangan mereka memulai karier hingga mendapat kontrak resmi dari tim besar, menjadi konten kreator, dan hidup dari industri ini.

Hengky, misalnya, mengisahkan bagaimana ia membuktikan kemampuan dengan menembus leaderboard global, hingga akhirnya dilirik EVOS dan mendapat dukungan penuh secara finansial maupun fasilitas.

Di sisi lain, acara ini juga menjadi ruang edukasi digital bagi orang tua dan masyarakat luas. Para narasumber mengajak publik untuk melihat e-sport secara lebih rasional, bukan sebagai penghambat pendidikan, melainkan sebagai potensi karier yang membutuhkan disiplin, kerja tim, dan strategi.

Ditutup dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah senilai total Rp15 juta, Kemarok E-Sport menjadi penanda bahwa geliat industri game kompetitif di daerah mulai mendapatkan ruang dan dukungan.

Pemerintah daerah dan komunitas kini ditantang untuk menjaga momentum ini, membangun ekosistem yang sehat, serta menjadikan e-sport sebagai jalur prestasi alternatif bagi generasi digital.(meg)

 

Editor : Metro-Esa
#Gubernur Sumut Bobby Nasution