TOBA, METRODAILY — Setelah sempat dihentikan akibat angin kencang yang mencapai 15 Knot, kapal ferry dan kapal tradisional di Danau Toba akhirnya kembali diizinkan beroperasi.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba, Rijaya Simarmata, Rabu (11/6/2025).
“Memang sempat kita hentikan operasional kapal karena cuaca buruk. Sekarang sudah kembali normal, kapal pun sudah kembali berlayar,” ujar Rijaya.
Baca Juga: Rumah Janda 96 Tahun Diterjang Pohon Tumbang di Samosir
Penghentian layanan penyeberangan dilakukan Selasa (10/6) pukul 11.30 WIB pada rute Tigaras–Simanindo dan sebaliknya, usai angin kencang mengancam keselamatan pelayaran.
BMKG saat itu memprediksi hujan ringan hingga lebat, angin hingga 16 Knot, dan arus permukaan mencapai 39 cm/s.
Meski kapal sudah kembali beroperasi, KSOPP menegaskan akan terus memantau cuaca secara ketat demi menjamin keselamatan para penumpang dan awak kapal.
“Nahkoda sudah kami imbau untuk tetap waspada. Jangan paksakan berlayar kalau kondisi cuaca memburuk,” tegas Rijaya.
Baca Juga: Hilang di Danau Toba, Jasad Amran Malau Ditemukan 12 Km dari Lokasi Tenggelam
Ia juga mengingatkan agar para nakhoda tetap menjalin komunikasi aktif dengan pihak Syahbandar, VTS, dan Basarnas untuk mengantisipasi situasi darurat.
Selain itu, KSOPP akan terus memastikan kelaiklautan kapal sebelum diberangkatkan. Jika cuaca kembali memburuk, operasional akan kembali dihentikan demi keselamatan bersama.
Warga dan penumpang diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dari otoritas pelabuhan. (net)
Editor : Editor Satu