Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tiga Nelayan Hilang di Perairan Labuhanbatu, Pencarian Masuki Hari Kelima

Editor Satu • Rabu, 11 Juni 2025 | 12:00 WIB
Tim BPBD Labuhanbatu bersama Satpol Airud dan TNI AL sedang menyisir lokasi terakhir tiga nelayan tradisional yang hilang di perairan Tanjung Bangsi, Kabupaten Labuhanbatu.
Tim BPBD Labuhanbatu bersama Satpol Airud dan TNI AL sedang menyisir lokasi terakhir tiga nelayan tradisional yang hilang di perairan Tanjung Bangsi, Kabupaten Labuhanbatu.

LABUHANBATU, METRODAILY — Tiga nelayan tradisional asal Labuhanbatu dan Rokan Hilir dilaporkan hilang di perairan Tanjung Bangsi, Kecamatan Panai Hilir, sejak Rabu (4/6/2025). Hingga Senin (9/6), pencarian telah memasuki hari kelima tanpa hasil.

Korban yang hilang adalah Abdul Rahman Nasution (50) dan Samsul Rizal (53), warga Panai Hilir, serta Ridho (30), warga Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir. Ketiganya terakhir kali diketahui melaut untuk menangkap ikan pelagis seperti gembung dan senangin.

"Iya, mereka berangkat sore dari Sungai Berombang, sempat ke Panipahan untuk jemput Ridho dan perbaiki mesin perahu," kata Sarpinah Ritonga, istri Abdul Rahman, saat dihubungi dari Rantauprapat, Senin (9/6).

Baca Juga: Juni–Juli, 250 Ribu Ton Beras Murah Digelontorkan Pemerintah

Sarpinah mengungkapkan, komunikasi terakhir dengan suaminya terjadi pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, ia sempat mengingatkan agar hasil tangkapan dibawa pulang dan dijual ke warga untuk kebutuhan Idul Adha.

Namun hingga hari raya Jumat (6/6), ketiganya tak kunjung kembali ke darat. Warga dan keluarga yang cemas langsung berinisiatif melakukan pencarian, menyisir hingga ke perairan Pulau Jemur, wilayah Rokan Hilir, Riau.

“Saya sempat antar empat bungkus nasi dan lauk. Mereka rencana cuma semalam di laut,” ucap Sarpinah haru.

Baca Juga: Ratusan Guru Medan Aksi di Balai Kota, Tuntut Transparansi TPP

Laporan hilangnya ketiga nelayan langsung diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu, yang kemudian berkoordinasi dengan Satpol Airud Polres Labuhanbatu dan TNI AL. Tim gabungan dikerahkan untuk menyisir titik koordinat terakhir: 2°40'59.0"N 100°07'56.9"E.

Kepala BPBD Labuhanbatu, Darwin Yusma, membenarkan adanya laporan dan operasi pencarian tersebut. "Kami sudah koordinasi lintas instansi. Pencarian terus berlangsung meskipun cuaca berubah-ubah. Mohon doa agar mereka segera ditemukan," katanya.

Sementara itu, warga Sungai Berombang dan keluarga korban terus berjaga dan berharap kabar baik segera datang dari laut. (ant)

Editor : Editor Satu
#nelayan hilang