Batunadua Dilanda Kekeringan, Warga Demo Tuntut Perbaikan Irigasi
Editor Satu• Rabu, 4 Juni 2025 | 14:00 WIB
Warga tujuh desa di Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, berunjuk rasa di depan Kantor Wali Kota, menuntut perbaikan irigasi yang rusak dan solusi atas krisis kekeringan yang mengancam pertanian
SIDIMPUAN, METRODAILY – Warga dari tujuh desa di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota, Selasa (3/6/2025), menuntut solusi atas krisis kekeringan yang berkepanjangan.
Mereka mendesak Pemko segera memperbaiki saluran irigasi Ujung Gurap yang rusak dan tak kunjung rampung, meski telah menghabiskan anggaran Rp3,2 miliar. Kekeringan ini dinilai mengancam ketahanan pangan dan produktivitas pertanian warga.
Selain menyoroti irigasi, massa juga mempertanyakan transparansi sejumlah proyek yang dinilai tidak berdampak langsung pada kebutuhan dasar masyarakat.
Staf Ahli Wali Kota, Rahmat Marzuki, menemui massa dan menyampaikan bahwa Wali Kota tengah menunaikan ibadah haji. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi warga ke pimpinan. Namun, massa meminta kehadiran langsung dari Wakil Wali Kota, Sekda, atau kepala OPD terkait — yang tidak tampak di lokasi.
Warga mengancam akan memblokade Jalan Lintas Sumatera jika tuntutan mereka terus diabaikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Imbalo Siregar, yang turun ke lokasi aksi menjelaskan bahwa kerusakan saluran disebabkan banjir besar sebelumnya. Ia mengatakan bahwa Pemko bersama UPT Pengairan dan para kepala desa telah sepakat melakukan solusi sementara.