SIMALUNGUN, METRODAILY – Warga Dusun 2 Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, menyampaikan apresiasi kepada Pangulu (kepala desa) dan jajaran pemerintah nagori atas pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di wilayah mereka.
Pembangunan TPT ini diharapkan dapat mencegah potensi longsor yang kerap mengancam permukiman warga.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Nagori Bosar Galugur. Pekerjaan ini sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” ujar salah seorang warga, Supriono, Rabu (21/5).
Baca Juga: Pemanen Sawit di Labura Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
Ia menegaskan bahwa tidak ada manipulasi dalam proyek tersebut. Bahkan, pekerjanya merupakan warga lokal.
“Jangan berpikir negatif. Ini bukan ajang korupsi. Pekerjaan dipantau langsung aparat dari Koramil Balimbingan, Polsek Tanah Jawa, dan pendamping desa,” tambahnya.
Tim Pelaksana Kegiatan, Raimon Sinaga, didampingi Pangulu Nagori Pahotan Manurung, menjelaskan bahwa pembangunan TPT merupakan hasil musyawarah warga dusun dan nagori.
Proyek dilaksanakan berdasarkan RAB yang disusun pendamping desa dan dilakukan sesuai kaidah teknis.
Baca Juga: Pemanen Sawit di Labura Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
“Kami harap warga ikut mengawasi dan menjaga bangunan ini. Jika ada anggaran dari pusat atau Pemkab Simalungun, pembangunan di nagori akan dilanjutkan,” kata Raimon.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap daerah rawan longsor dan menanam pohon sebagai langkah pencegahan. (nsi)
Editor : Editor Satu