Pemanen Sawit di Labura Tewas Tersengat Listrik Tegangan Tinggi
Editor Satu• Kamis, 22 Mei 2025 | 11:50 WIB
Jenazah-Ilustrasi.
LABURA, METRODAILY – Seorang pemanen kelapa sawit bernama Rasman Bagariang (43) tewas tersengat listrik saat bekerja di kebun milik warga di Desa Simangalam, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Selasa (20/5/2025) siang.
Korban, yang merupakan karyawan PT Sinar Mas dan tinggal di Dusun Parsaoran, diduga tersengat aliran listrik setelah alat panen yang digunakannya mengenai kabel listrik tegangan tinggi. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Dusun Situngir.
Saksi mata menyebut korban sempat diperingatkan agar tidak memanen sawit di area yang berada tepat di bawah jaringan kabel listrik. Namun, korban tetap nekat melanjutkan pekerjaannya.
"Pemilik lahan sebenarnya sudah melarang korban karena berbahaya. Tapi korban bersikeras," ujar Josua Hutapea, rekan kerja korban yang menyaksikan kejadian.
Saat mengangkat tandan sawit dengan alat piber—tongkat besi panjang—alat tersebut menyentuh kabel listrik di atas pohon, menyebabkan korban tersengat dan tewas di tempat.
Tim kepolisian dari Polsek Kualuh Hulu segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Hasil penyelidikan awal mengonfirmasi bahwa kabel listrik PLN memang melintasi area kebun tempat korban bekerja.
Kapolsek Kualuh Hulu AKP Nelson Silalahi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan menghindari aktivitas berisiko tinggi di bawah jaringan listrik.
“Kami minta masyarakat lebih berhati-hati, terutama saat bekerja di area terbuka yang dekat dengan kabel tegangan tinggi,” ujarnya.
Pihak keluarga korban telah menolak autopsi dan membuat surat pernyataan resmi. Jenazah Rasman telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (ant)