Cuaca Ekstrem, Nahkoda Kapal Tradisional di Danau Toba Diimbau Waspada
Editor Satu• Selasa, 20 Mei 2025 | 14:15 WIB
Permukaan air Danau Toba naik dipadu dengan angin kencang.
SAMOSIR, METRODAILY – Para nahkoda kapal tradisional di kawasan Danau Toba diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, menyusul gangguan angin kencang yang sempat menghentikan operasional pelayaran.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba, Rijaya Simarmata, mengatakan angin kencang dengan kecepatan hingga 12 knot menyebabkan gelombang tinggi di jalur pelayaran Tigaras–Simanindo pada Jumat (16/5/2025).
“Untuk keselamatan, kami kembali mengingatkan nahkoda kapal penumpang tradisional agar mematuhi seluruh aturan pelayaran di Danau Toba,” kata Rijaya saat dikonfirmasi, Minggu (18/5/2025).
Meski kondisi cuaca telah membaik, Rijaya meminta operator kapal tidak lengah dan tetap menghindari kelebihan muatan penumpang maupun kendaraan.
Ia juga menegaskan pentingnya memantau informasi cuaca yang disediakan di pelabuhan serta mengikuti pembaruan dari BMKG.
“Cuaca bisa berubah sewaktu-waktu. Para pelaku transportasi air harus aktif memantau informasi terbaru,” ujarnya.
Sebelumnya, operasional kapal sempat dihentikan selama dua jam sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca buruk yang melanda sebagian wilayah perairan Danau Toba. (net)