Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dua Calhaj Asal Asahan Gagal Berangkat karena Sakit

Editor Satu • Selasa, 20 Mei 2025 | 11:20 WIB
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar saat menutup kegiatan manasik haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (8/5/2025).
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar saat menutup kegiatan manasik haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (8/5/2025).

ASAHAN, METRODAILY – Dua calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Asahan dipastikan gagal berangkat ke Tanah Suci tahun ini akibat kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Asahan, Abdul Manan, mengatakan kedua calhaj yang tergabung dalam Kloter 15 itu dinyatakan tidak layak terbang usai pemeriksaan akhir.

“Dua jamaah yang gagal berangkat adalah Poni binti Wiryo Sumarto dari Gonting Malaha, Kecamatan Bandar Pulau, dan Biah Sitorus binti Abdul Halim Sitorus dari Desa Bagan Asahan, Kecamatan Tanjung Balai. Keduanya lansia dan mengalami gangguan kesehatan serius,” ujar Abdul Manan, Senin (19/5/2025).

Baca Juga: Bupati Labuhanbatu Larang Sekolah Kutip Biaya Perpisahan

Salah satu dari mereka diketahui menderita osteoporosis akut hingga tidak mampu berjalan.

Dari total 337 calhaj yang terdaftar, hanya 335 orang yang akhirnya diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka dilepas langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar bersama Forkopimda di Gedung Tahfidz Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran, Senin dini hari.

Dalam sambutannya, Bupati berpesan agar seluruh jemaah menjaga niat ibadah dan menjaga nama baik Indonesia selama menjalankan rukun haji.

“Jaga sikap sebagai tamu Allah. Tunjukkan bahwa jemaah haji Indonesia adalah pribadi santun dan penuh persaudaraan,” katanya.

Baca Juga: Kominfo Blokir 6 Grup Facebook Berkonten Negatif, Termasuk ‘Fantasi Sedarah’

Ia juga berharap seluruh jemaah dapat kembali dengan predikat haji mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Dari 335 jemaah yang berangkat, 131 orang merupakan laki-laki dan 204 perempuan. Jemaah tertua adalah Jumiyem binti Joyo Rejo (90 tahun) dari Dusun VII Aek Songsongan, sementara yang termuda adalah Nabilah Riniaini Panjaitan (19 tahun) dari Kota Kisaran Barat.

Sesuai jadwal Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Sumut, para jemaah akan diterbangkan melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Senin malam pukul 23.45 WIB menggunakan pesawat GIA 3115. Mereka dijadwalkan tiba di Jeddah pada Selasa (20/5/2025) pukul 04.30 waktu Arab Saudi.

Baca Juga: Maxime Bouttier dan Luna Maya Siapkan Resepsi Pernikahan Juli Mendatang

Kepulangan jemaah direncanakan pada 29 Juni 2025 dari Madinah dan diperkirakan mendarat kembali di Bandara Kualanamu pukul 18.10 WIB di hari yang sama. (net)

Editor : Editor Satu
#gagal berangkat haji #Calon Haji Asahan