\
LABUHANBATU, METRODAILY – Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita menegaskan larangan bagi sekolah-sekolah di wilayahnya untuk memungut biaya perpisahan maupun studi banding dari siswa.
Hal itu disampaikannya dalam pembukaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional jenjang Sekolah Dasar se-Kabupaten Labuhanbatu di Hotel Permata Land Rantauprapat, Sabtu (17/5/2025).
“Sekali lagi saya sampaikan, Pemkab Labuhanbatu melarang sekolah melakukan acara perpisahan dan tidak melakukan pengutipan dengan alasan apapun terhadap siswa,” tegas Maya di hadapan para guru dan peserta.
Baca Juga: Kominfo Blokir 6 Grup Facebook Berkonten Negatif, Termasuk ‘Fantasi Sedarah’
Tak hanya melarang pungutan, Maya juga menekankan pentingnya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Ia mengecam keras segala bentuk perundungan, pelecehan, dan diskriminasi di sekolah.
“Kalau itu terjadi, saya akan pecat semua gurunya, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Maya juga mengapresiasi Dinas Pendidikan atas penyelenggaraan festival yang memberi ruang bagi siswa untuk menyalurkan bakat seni dan sastra.
Ia pun mengumumkan rencana penerapan kurikulum baru, yakni kegiatan ekstrakurikuler berbasis Agama dan Karakter yang akan dilaksanakan setiap Jumat atau Sabtu. Program ini akan didanai dari APBD.
Baca Juga: Maxime Bouttier dan Luna Maya Siapkan Resepsi Pernikahan Juli Mendatang
“Saya akan keluarkan Perbup khusus untuk penerapan kurikulum ini di Kabupaten Labuhanbatu,” katanya.
Maya juga meminta kepala sekolah segera mengajukan kebutuhan perbaikan infrastruktur sekolah agar bisa dianggarkan pada tahun depan, baik dari dana pusat maupun APBD.
Sementara itu, Plt Kadis Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, menyebut kegiatan ini bertujuan menggali potensi siswa tanpa biaya.
“Kegiatan ini gratis. Anak-anak kita berkompetisi dalam Olimpiade Sains Nasional, Cerdas Cermat Digital, serta lomba seni dan sastra,” jelas Abdi. (net)
Editor : Editor Satu