Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Qurban Aktualisasi Tuahid, Cinta DAN Kemanusiaan, Dr H Novri Aritonang Qurban 1 Ekor Lembu

Leo Sihotang • Kamis, 15 Mei 2025 | 15:29 WIB
Pondok Persulukan Tuan Guru Batak di Hatonduhan Simalungun.
Pondok Persulukan Tuan Guru Batak di Hatonduhan Simalungun.

SIMALUNGUN, METRODAILY- Panitia Qurban Persulukan Tuan Guru Batak Serambi Babussalam Simalungun, di Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kebupaten Simalungun. menerima satu ekor lembu Qurban Dr Haji Novri Aritonang.

 

Dr Haji Novri Aritonang, merupakan pengusaha dan tokoh nasional yang sudah dikenal kedermawanan dan empati sosialnya di Siantar dan Simalungun. Dia pernah menjadi anggota komisi DPR RI.

Setiap tahun rutin memberikan qurban bahkan aktif membantu kegiatan persulukan. Dia juga memiliki dedikasi sosial yang tinggi, mulai dari membantu kaum dhu'afa juga sampai meng-umrahkan masyarakat.

Tuan Guru Batak (TGB) selalu menjadikannya menjadi inspirasi. Perjuangan Novri Aritonang dari bawah, sangat mengispirasi para generasi dan anak-anak muda. “Anak-anak muda kita harus tumbuh secara tangguh, berani, petarung, tidak cengeng dan jangan takut berkorban,” sebut TGB.

Suatu hal lagi yang membanggakan dan menjadi jalan keberkahan baginya, selain sangat perduli dan memiliki empati sosial, Novri Aritonang sangat ta'dzim, hormat dan mencintai para Ulama, tuan-tuan guru dan para tokoh agama. Sebuah keteladanan yang sering dilakoni para pengusaha-pengusaha dan politisi sukses di Jawa dan Kalimantan.

“Kami atas nama panitia Qurban keluarga besar pondok persulukan, menghaturkan terimakasih atas pemberian qurbannya,” kata ketua Panitia Qurban.

Sebagaimana pesan Tuan Guru Batak (TGB) bahwa Qurban simbol kemuliaan kemanusiaan tertinggi.

Qurban sangat bermanfaat untuk kemanunusiaan, persuadaraan, umat dan persatuan bangsa. Di Pondok Persulukan, qurban juga dibagikan kepada saudara-saudara non Muslim untuk sebuah ijtihad dan empati sosial karena Pondok Persulukan sangat berdampingan dengan masyarakat heterogen.

“Dengan hikmah qurban, mari kita rajut silaturahmi kemanusiaan dan persatuan bangsa kita. Semakin bagus qurban semakin bagus derajat kita disisi Allah. Dan pasti, akan dibalas Allah dengan kesehatan, kesuksesan dan keberlimpahan berkah Amin,” katanya. (nsi)

Editor : Leo Sihotang