TANJUNGBALAI, METRODAILY – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim B menyampaikan keluhan sekaligus harapannya terkait peningkatan pendapatan daerah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada Dirjen Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni, dalam pertemuan di Jakarta, Selasa (6/5/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Mahyaruddin didampingi sejumlah pejabat Pemko Tanjungbalai, di antaranya Kepala Baperida Zul Abdiman, Kasatpol PP Pahala Zulfikar Panjaitan, Kadispora Asmui Rasyid Marpaung, Plh Kadis Kominfo Heri Antoni, Kabag Pembangunan Haikal Akmal, serta Kabid Anggaran BPKPAD Donni Ardin.
Baca Juga: BPK RI Sumut Kunjungi Tanjungbalai, Tekankan Transparansi Pengelolaan Keuangan
Mahyaruddin mengatakan, pertemuan itu bertujuan menjalin koordinasi strategis dengan Kemendagri untuk mendorong percepatan realisasi APBD, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), serta menggali upaya peningkatan pendapatan dan efisiensi belanja daerah.
“Koordinasi ini diharapkan membuka akses dukungan, informasi, dan bimbingan teknis dari Kemendagri agar Pemko Tanjungbalai dapat mengelola APBD secara lebih optimal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat pada tahun 2025, yang menjadi tantangan tersendiri bagi daerah dalam mengatur keuangan secara cermat dan terarah.
Baca Juga: Pemilik Berobat ke Medan, Rumah Kosong Dibobol Maling, Kerugian Rp5 Juta
Dirjen Keuda Kemendagri, Agus Fatoni, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan kesiapan Kemendagri untuk mendampingi Pemko Tanjungbalai dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Agus juga meminta agar Pemko Tanjungbalai segera menyiapkan dokumen pendukung untuk pengajuan DAU dan DAK tahun anggaran 2026 yang harus diajukan pada 2025.
“Termasuk data insentif fiskal seperti kinerja pengendalian inflasi, penanganan kemiskinan ekstrem, penggunaan produk dalam negeri, realisasi APBD, hingga kerja sama dengan pihak ketiga dalam pengelolaan sampah dan aset,” jelasnya.
Melalui diskusi ini, Mahyaruddin berharap dapat meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, demi kemajuan pembangunan Kota Tanjungbalai. (gia)
Editor : Editor Satu