TARUTUNG, METRODAILY – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, resmi meluncurkan program RAP SONANG (Responsif, Akurat, Profesional-Solusi Nyata untuk Pengaduan dan Layanan) di RSUD Tarutung, Selasa (6/5/2025).
Peluncuran program ini bertujuan untuk memberikan layanan pengaduan kesehatan yang mudah dan cepat bagi masyarakat.
Acara yang digelar di halaman RSUD Tarutung ini dihadiri oleh Forkopimda, pejabat perangkat daerah, Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Utara, serta masyarakat setempat.
Baca Juga: Lagi, Dana Desa Dikorupsi: Kades Situmbaga Ditahan, Negara Rugi Rp748 Juta
RAP SONANG adalah aplikasi digital yang dirancang untuk menampung keluhan masyarakat terkait layanan kesehatan dan menindaklanjutinya dengan lebih efisien. Program ini memungkinkan pengaduan dan informasi tersedia selama 24 jam, mengatasi kendala waktu operasional yang ada sebelumnya.
“Program ini merupakan bagian dari Quick Wins 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati. Kami meluncurkannya untuk mengatasi keluhan masyarakat dan menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, efisien, dan mudah diakses,” ujar Bupati JTP dalam sambutannya.
Bupati juga menyoroti berbagai pembenahan yang telah dilakukan di RSUD Tarutung, seperti penambahan unit perangkat fingerprint untuk pendaftaran BPJS, perluasan layanan poliklinik, dan penataan ulang area antrean agar lebih nyaman bagi pasien.
Baca Juga: Bupati Tapsel Hadiri Musrenbang RPJMD Sumut 2025–2029
“Sinergi antara RSUD Tarutung dan Puskesmas sangat penting. Puskesmas harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, menyediakan layanan 24 jam dengan akses pendaftaran langsung di sana,” tegas Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengungkapkan rencana peningkatan fasilitas RSUD Tarutung untuk bersaing dengan rumah sakit besar di kota lain. Target utama adalah memastikan seluruh masyarakat Tapanuli Utara terdaftar dalam BPJS Kesehatan paling lambat pada Juni 2025.
Setelah meresmikan aplikasi RAP SONANG dengan pengguntingan pita, Bupati JTP melakukan tinjauan langsung ke sejumlah poliklinik dan mengujicoba sistem fingerprint untuk pendaftaran BPJS.
Baca Juga: Polsek Padang Bolak Tangkap Pengedar Sabu di Pasar Gunung Tua
Plt. Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari pemerintah daerah. Ia juga mengungkapkan komitmen RSUD untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
RSUD Tarutung saat ini telah ditetapkan sebagai rumah sakit jejaring pengampuan untuk penanganan kanker, jantung, saraf, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Pembangunan Cath Lab (laboratorium kateterisasi) juga sedang berlangsung dan diharapkan beroperasi pada awal tahun 2026. (net)
Editor : Editor Satu