Tiga Siswa SMAN 1 Matauli Masih Dirawat Intensif di RSUD Pandan
Editor Satu• Jumat, 2 Mei 2025 | 12:35 WIB
RSUD Pandan. Tiga siswa Matauli Pandan masih dirawat.
TAPTENG, METRODAILY — Tiga siswa SMAN 1 Matauli Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Pandan akibat dugaan keracunan makanan yang terjadi pada Selasa (29/4/2025) lalu.
Kepala Bidang Pelayanan RSUD Pandan, Dewi Sartika Dalimunthe, mengatakan total enam siswa sempat dirawat inap, namun tiga di antaranya sudah membaik dan diperbolehkan pulang untuk menjalani rawat jalan.
“Tiga orang hari ini akan kita pulangkan dan mengikuti pelayanan rawat jalan,” ujarnya, Rabu (30/4/2025).
Sementara tiga siswa lainnya masih dirawat intensif, yakni Wika asal Rokan Hilir, Abigael Lahagu dari Gunung Sitoli, dan Aqila Sahada asal Kota Padang Sidempuan.
Salah satu pasien, Aqila Sahada, menceritakan dirinya menjadi siswa terakhir yang dilarikan ke rumah sakit. Saat kejadian, ia mengaku sedang beristirahat di kamar karena merasa tubuh menggigil dan wajah memerah.
“Teman-teman melihat wajah saya berubah, lalu saya langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya saat ditemui di Ruang Mawar, Lantai 3 RSUD Pandan.
Kasus dugaan keracunan ini masih dalam penanganan pihak berwenang. Belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun dinas terkait soal hasil pemeriksaan makanan yang dikonsumsi para siswa. (Zatam)