LABUHANBATU, METRODAILY - Pengurus kotak infaq Pasar Gelugur Rantauprapat kembali menyalurkan santunan kepada puluhan anak-anak yatim piatu yang berdomisili di wilayah Kelurahan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Jum'at (25/4/2025).
"Hari ini kita membagikan santunan kepada sebanyak 26 orang anak yatim yang ada di Kelurahan Siringo-ringo. Masing-masing anak mendapatkan uang santunan sebesar Rp 500 ribu dengan total Rp 13 juta," papar Ketua pengurus kotak infaq pasar Gelugur Rantauprapat H Filly Pohan kepada wartawan.
Haji Filly mengungkapkan, santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu tersebut merupakan uang yang berasal dari infaq para pedagang pasar Gelugur Rantauprapat.
Penyaluran infaq tersebut, kata pedagang ayam itu, secara rutin dilakukan diberbagai wilayah Kelurahan yang ada di Kecamatan Rantau Utara dan Kecamatan Rantau Selatan setiap bulannya dan kegiatan ini merupakan kegiatan yang ke-73 kalinya.
"Adapun uang kotak infaq yang berhasil terkumpul selama satu bulan di bulan Maret 2025 sebesar Rp 29.425.000," ungkapnya.
Haji Filly mengucapkan terima kasih kepada para pedagang pasar Gelugur Rantauprapat atas kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu yang telah memberikan infaq dan sedekah dengan mengisi kotak infaq yang telah disediakan disejumlah titik di dalam pasar Gelugur Rantauprapat.
"Semoga Allah Subahanallahu wa taala membalas kebaikan para pedagang pasar Gelugur Rantauprapat di akhirat kelak," tandasnya.
Untuk diketahui, pengurus kotak infaq pasar Gelugur Rantauprapat yakni, H Filly Pohan (pedagang ayam) selaku ketua. Kemudian, H Nil Fauzan (pedagang ikan), H Ucok Harahap (pedagang daging sapi). Selanjutnya M Yani Ginting (pedagang kerang), Torkis Siregar, Salman Siregar dan Teza Rinaldy Siregar.
Kegiatan penyaluran santunan anak yatim tersebut dirangkai dan ceramah agama islam dan doa bersama yang dibawakan oleh ustad Muhammad Zaki, SAg.
Diantara ceramahnya ustad Zaki mengajak anak-anak yatim piatu senantiasa bersyukur dan orangtua yang telah tiada kepada Allah Subahanallahu.
"Allah Subahanallahu menciptakan manusia di dunia tidak lepas dari ujian seperti, kematian orang tua kita, kesulitan hidup, serta rezeki yang berlimpah supaya Allah Subahanallahu dapat membedakan manusia yang bersabar dalam menghadapi musibah dan bersyukur bila diberi karunia," ujarnya.
Ustad juga mengajak umat Muslim, terkhusus anak yatim untuk tidak meninggalkan sholat wajib 5 waktu dan bersedekah di jalan Allah Subahanallahu wa taala termasuk menyantuni anak yatim.
Selain sholat wajib, anak yatim juga diharapkan perbanyak mengerjakan amal soleh, seperti mengaji, berbuat baik kepada sesama dan menghidupkan suasana masjid bagi anak laki-laki.
"Kita sangat berterima kasih kepada para pedagang pasar Gelugur Rantauprapat dan para dermawan yang telah memperhatikan dan peduli terhadap anak yatim, semoga Allah Subahanallahu wa taala memberi rezeki berlimpah yang berkah, diberikan kesehatan serta dimudahkan urusannya," pungkas Ustad seraya menutup ceramah dengan doa bersama. (Bud)
Editor : Metro-Esa