SIMALUNGUN, METRODAILY – Di tengah keterbatasan anggaran infrastruktur, masyarakat Nagori Pulo Bayu, Kecamatan Huta Bayuraja, Kabupaten Simalungun, tak tinggal diam.
Dipimpin langsung oleh Pangulu Nagori Pulo Bayu, Pangihutan Marpaung, warga turun tangan memperbaiki jalan besar Huta Bayuraja yang rusak dan berlubang, tepatnya di Huta I Panambean Raja Hombang, Kamis (24/4).
Gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan bisa dimulai dari gerakan akar rumput.
Pangihutan, yang ikut terjun langsung dalam perbaikan, mengajak seluruh warga untuk bahu-membahu menutup lubang jalan demi mengurangi risiko kecelakaan.
Baca Juga: Sumut Siap Kirimkan 8.328 Calon Haji dalam 24 Kloter
“Tetap semangat, mari kita bersama-sama memperbaiki jalan ini untuk kepentingan kita bersama,” serunya di sela kegiatan.
Menurutnya, kondisi jalan yang sudah lama berlubang cukup membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Karena itu, perbaikan dilakukan dengan menutup lubang menggunakan batu padas, pasir, dan semen sebagai solusi sementara yang diupayakan secara swadaya.
“Ini hasil dari pikiran dan hati bersama. Kami sebagai pemerintah desa berterima kasih kepada warga yang ikut peduli dan bergerak bersama,” ujar Pangihutan.
Baca Juga: 860.975 Peserta Bersaing untuk Kursi di PTN Lewat UTBK-SNBT
Aksi kolaboratif ini tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi juga mempererat semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Harapannya, kepedulian serupa bisa menjadi contoh bagi wilayah lain yang menghadapi permasalahan serupa. (nsi)
Editor : Editor Satu