Bantu Korban Banjir, Pemkab Taput Usulkan Tanggul Permanen ke Gubsu
Editor Satu• Selasa, 22 April 2025 | 12:20 WIB
Pemkab Taput salurkan bantuan ke korban banjir Sarulla.
TAPUT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda Kecamatan Pahae Jae, Sabtu (19/4/2025), usai meluapnya Sungai Aek Sarulla yang merendam sejumlah rumah dan mengganggu aktivitas warga.
Wakil Bupati Taput, Deni Lumbantoruan, langsung meninjau lokasi terdampak bersama sejumlah pimpinan OPD untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.
Pemkab menyalurkan bantuan berupa paket sembako, tenda darurat, serta mengerahkan alat berat untuk membuat tanggul sementara dari pasir guna mencegah banjir susulan.
“Penanganan darurat telah kita mulai, dan ke depan akan dilakukan langkah-langkah lanjutan secara terukur dan berkelanjutan,” kata Deni di lokasi.
Selain tanggap darurat, Pemkab Taput juga mengusulkan pembangunan tanggul permanen kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut). Usulan itu telah mendapat respons positif dari Gubernur Sumut, Bobby Nasution, yang sebelumnya telah meninjau langsung daerah rawan banjir tersebut.
Sejumlah personel Pemadam Kebakaran (Damkar) turut dikerahkan untuk membantu pembersihan lumpur dan material banjir dari permukiman warga.
Pemkab menegaskan fokus ke depan adalah penguatan infrastruktur pengendalian banjir, khususnya di wilayah rawan seperti Pahae Jae. Pemantauan dan pemulihan kondisi warga serta lingkungan akan terus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Banjir di Pahae Jae menjadi pengingat akan pentingnya pembangunan sistem mitigasi bencana yang terintegrasi dan kolaboratif antar pemerintah daerah dan provinsi. (net)