TAPSEL, METRODAILY – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang mencapai Rp1 triliun, namun berada dalam situasi yang tidak baik akibat beban belanja pegawai yang meningkat tajam seiring pengangkatan 3.500 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal itu disampaikannya dalam acara Safari Ramadan 1446 H/2025 M yang digelar di Masjid Baiturrahman, Desa Pahae Aek Sagala, Kecamatan Sipirok, Senin (24/3/2025) malam.
Gus Irawan juga menegaskan bahwa dirinya akan datang kembali dua minggu setelah Lebaran untuk meninjau langsung perkembangan proyek-proyek infrastruktur di Sipenggeng, Marancar, dan Bulu Mario.
Baca Juga: AKBP Marganda Aritonang Nahkodai Polres Simalungun
Ia meminta doa serta dukungan masyarakat agar program pembangunan yang telah dirancang bisa berjalan sesuai harapan.
Mantan Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu, yang juga hadir dalam acara tersebut, turut menyoroti lonjakan belanja pegawai di Kabupaten Tapsel. Ia menyebut bahwa pada 2024, belanja pegawai untuk pertama kalinya melebihi Rp500 miliar, padahal sebelumnya selalu di bawah angka tersebut.
“Lonjakan ini terjadi akibat banyaknya pengangkatan PPPK, yang anggarannya berasal dari APBD daerah. Ketidakselektifan dalam merekrut PPPK menjadi faktor utama persoalan ini,” jelas Syahrul.
Baca Juga: Polwan Pimpin Polres Siantar, Namanya AKBP Sah Udur Sitinjak
Ia menambahkan bahwa pada awal pemerintahan pasangan Gus Irawan dan Jafar Syahbuddin (Bagusi) di tahun 2025, terjadi lonjakan belanja Aparatur Sipil Negara (ASN dan PPPK) sekitar Rp200 miliar.
Sebagai perbandingan, Syahrul mengungkapkan bahwa pada masa pemerintahannya (2010-2021), pengangkatan PPPK dilakukan dengan seleksi ketat dan memperhitungkan kemampuan anggaran.
Selain belanja pegawai, Syahrul juga menyinggung kondisi PT. Tapanuli Selatan Membangun (TSM), BUMD milik Pemkab Tapsel, yang kini mengalami masalah.
“Saat saya tinggalkan Tapsel pada 2021, TSM memiliki kas Rp24 miliar, dan pada 2023 kasnya meningkat menjadi Rp34-35 miliar. Namun, kini muncul berbagai berita yang perlu disikapi mengenai kondisi perusahaan ini, yang seharusnya menjadi sumber pendapatan daerah,” tegasnya.
Baca Juga: Korban Banjir Parapat Terima Bantuan Wapres, Pemkab Kaji Relokasi Sungai
Syahrul berharap Bupati dan Wakil Bupati yang baru bisa melakukan terobosan strategis agar kondisi keuangan Tapsel kembali stabil dan dapat membangun daerah dengan lebih baik.
Tokoh masyarakat Desa Pahae Aek Sagala, Syamsul Bahri Siagian, mengucapkan selamat datang kepada Bupati dan rombongan serta berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk Kecamatan Sipirok, khususnya Desa Pahae Aek Sagala.
Sebagai bagian dari kegiatan Safari Ramadan, Bupati Tapsel beserta jajaran menyerahkan zakat ASN untuk 40 penerima dan memberikan bantuan berupa vacuum cleaner serta Al-Qur’an kepada Masjid Baiturrahman.
Baca Juga: Kecelakaan Jet Ski di Danau Toba, Wendy Walters Ungkap Kondisinya
Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapsel beserta anggota, Sekda Tapsel, pimpinan OPD, Forkopimcam Sipirok, Ketua TP PKK Tapsel, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kepala desa/lurah se-Kecamatan Sipirok. (irs)