Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Banjir Bandang di Sidimpuan: 2 Warga Hilang, 728 Mengungsi

Editor Satu • Senin, 17 Maret 2025 | 11:40 WIB

Rumah yang dilanda banjir dan material yang masih belum dibersihkan.
Rumah yang dilanda banjir dan material yang masih belum dibersihkan.

SIDIMPUAN, METRODAILY – Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan pada Kamis malam (13/3/2025) sekitar pukul 23.30 WIB menyebabkan banjir bandang di sejumlah wilayah.

Ratusan rumah terendam, dua warga dilaporkan hilang, dan ratusan lainnya terpaksa mengungsi.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padangsidimpuan, sebanyak 728 warga terpaksa mengungsi ke rumah keluarga karena tempat tinggal mereka tidak lagi layak huni akibat terjangan banjir.

Kecamatan yang terdampak cukup parah antara lain Padangsidimpuan Selatan, Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan Batu Nadua, dan Padangsidimpuan Tenggara.

Dua warga dilaporkan hilang akibat terbawa arus deras. Pihak kepolisian bersama TNI, BPBD, dan Basarnas Mandailing Natal langsung melakukan pencarian dengan mengerahkan perahu karet di sekitar Sungai Sihitang hingga Bendungan Paya Sordang, Desa Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.

"Pagi ini, kami telah melakukan apel gabungan bersama TNI, BPBD, Satpol PP, Damkar, dan Dinas Kesehatan sebelum bergerak ke lokasi pencarian," ujar Kasi Humas Polres Padangsidimpuan AKP K. Sinaga, Sabtu (15/3/2025).

Hingga kini, tim gabungan masih berupaya menemukan korban yang diduga hanyut.

Ratusan Warga Mengungsi Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan, Harnovil, menyebutkan sebaran pengungsi terbanyak berasal dari Kecamatan Padangsidimpuan Selatan dan Utara.

Beberapa kelurahan yang terdampak meliputi:

"Total ada 728 warga yang mengungsi, sebagian besar memilih tinggal di rumah keluarga," kata Harnovil.

Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Harahap, segera menggelar rapat darurat pukul 01.30 WIB bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, dan Ketua DPRD untuk meninjau lokasi terdampak.

Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, memimpin apel gabungan guna memastikan respons cepat terhadap bencana ini.

"Kami masih mengidentifikasi seluruh dampak dan kerugian akibat banjir ini. Kami berharap koordinasi antarinstansi berjalan lancar agar bantuan segera sampai kepada warga terdampak," tegasnya.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. Bantuan logistik juga tengah disiapkan bagi para pengungsi yang terdampak banjir. (rif)

Editor : Editor Satu
#padangsidimpuan #banjir di sidimpuan #banjir bandang