Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jalan Lingkar Danau Toba Amblas, Akses Roda Empat Terputus

Editor Satu • Senin, 17 Maret 2025 | 11:20 WIB

Jalan lingkar Danau Toba yang amblas.
Jalan lingkar Danau Toba yang amblas.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Infrastruktur di kawasan wisata Danau Toba kembali menjadi sorotan. Jalan lingkar (ringroad) Danau Toba mengalami amblas, tepatnya di ruas yang menghubungkan Kelurahan Sipolha dengan Nagori Tambun Rea, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Kerusakan ini menyebabkan akses kendaraan roda empat terputus, Jumat (14/3).

Jalan yang amblas terletak di Dusun IV Nagori Tambun Rea, salah satu jalur utama menuju Pelabuhan Penyeberangan Tigaras.

Ironisnya, jalan tersebut merupakan bagian dari proyek bantuan dana percepatan pembangunan di Kawasan Super Prioritas Nasional (KSPN) Danau Toba dengan nilai lebih dari Rp16 miliar.

Sejumlah warga mengungkapkan keprihatinan mereka atas kerusakan ini. Menurut J Manik, seorang warga setempat, jalan tersebut sebelumnya telah menunjukkan tanda-tanda keretakan, namun tidak mendapatkan perbaikan yang memadai.

“Keretakan sudah terlihat sebelumnya, dan sekarang amblas. Kami menduga pengerjaan proyek ini asal-asalan dan kurangnya pengawasan dari aparat penegak hukum serta legislatif pada saat pelaksanaan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Jondi Situmorang. Ia mengungkapkan bahwa sejak awal pembangunan, warga sudah mengkhawatirkan kualitas proyek tersebut.

“Kita sudah menduga jalan ini tidak akan bertahan lama. Terbukti, dalam dua tahun saja sudah dua kali amblas, bahkan beberapa tembok penahan tanah di sekitar jalan juga sudah longsor,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Simalungun, Hotbinson Damanik, membantah tudingan bahwa proyek jalan ini dikerjakan asal-asalan. Menurutnya, kerusakan yang terjadi disebabkan oleh faktor alam dan curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut.

“Tidak benar pengerjaan dilakukan asal-asalan. Kerusakan jalan ini murni akibat bencana alam. Tim kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menghitung luasan jalan yang rusak,” jelas Hotbinson.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Dinas PUTR Simalungun saat ini tengah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simalungun untuk mempercepat proses perbaikan jalan yang amblas.

“Saat ini kami berkoordinasi dengan BPBD Simalungun agar perbaikan dapat segera dilakukan,” tutupnya.

Dengan kejadian ini, masyarakat berharap agar ada audit terhadap proyek pembangunan jalan di kawasan strategis seperti Danau Toba, mengingat perannya yang vital bagi akses transportasi serta pariwisata di daerah tersebut. (net)

Editor : Editor Satu
#Jalan Lingkar Danau Toba #jalan amblas