SIDIMPUAN, METRODAILY – Hujan deras yang mengguyur Kota Padangsidimpuan pada Kamis malam (13/3/2025) sekitar pukul 23.30 WIB mengakibatkan banjir besar di berbagai wilayah. Ratusan rumah terendam, sementara warga terpaksa mengungsi di tengah suasana Ramadan.
Sejumlah kecamatan terdampak cukup parah, di antaranya Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, di mana ketinggian air mencapai dada orang dewasa.
"Air sudah masuk ke rumah warga, ketinggian sudah setinggi dada orang dewasa. Sejumlah warga sudah mengungsi," ujar Anhar Sulaiman, warga setempat.
Baca Juga: Seni Hipnotis Terinspirasi dari Teror Bom Nuklir
Selain itu, Kelurahan Batu Nadua, Kecamatan Padangsidimpuan Batu Nadua, serta beberapa wilayah di Padangsidimpuan Utara dan Padangsidimpuan Tenggara, juga mengalami kenaikan debit air yang signifikan.
Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, H. Harry Pahlevi Harahap, langsung menggelar rapat darurat pukul 01.30 WIB bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, dan Ketua DPRD untuk meninjau lokasi terdampak.
Namun, hingga saat ini Kepala Pelaksana BPBD Padangsidimpuan, Harnovil Harun ST, belum bisa dihubungi untuk memberikan keterangan terkait langkah mitigasi dan evakuasi warga.
Baca Juga: Ternyata, Jepang Negara dengan Waktu Tidur Terpendek di Dunia
"Kami masih mengidentifikasi keseluruhan dampak dan kerugian akibat banjir ini," ujar Harry Pahlevi Harahap saat ditanya awak media.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku membersihkan material longsor untuk membuka kembali akses jalan dan memulihkan kondisi di wilayah terdampak. (irs)