Pembalakan Liar Marak di Taput, Infrastruktur Ikut Rusak
Editor Satu• Jumat, 14 Maret 2025 | 13:10 WIB
Dugaan pembalakan liar merajalela di Pangaribuan Tapanuli Utara.
TAPUT, METRODAILY – Aktivitas pembalakan liar di Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara, semakin merajalela dan diduga berlangsung selama bertahun-tahun tanpa tindakan tegas dari pihak berwenang.
Selain merusak ekosistem hutan, aktivitas ilegal ini juga menyebabkan kerusakan infrastruktur, terutama jalan umum yang dilintasi truk pengangkut kayu.
Warga setempat, Pakpahan, mengungkapkan bahwa aktivitas ilegal ini telah berlangsung lama dan melibatkan lebih dari satu pengusaha kayu. “Para pembalak seperti kebal hukum. Pihak berwenang seharusnya tidak tinggal diam,” katanya, Kamis (13/3).
Hal senada disampaikan oleh Gultom, warga lain yang mengeluhkan kondisi jalan yang semakin memburuk akibat truk-truk besar pengangkut kayu yang kerap melebihi daya angkut. “Setiap hari ada lima sampai enam truk yang melintas, membuat jalanan rusak parah dan sulit dilalui,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku pembalakan liar agar kerusakan hutan dan infrastruktur tidak semakin parah. (ant)