TAPTENG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan zakat profesi kepada 301 mustahiq di Kecamatan Sibabangun, Selasa (11/3/2025). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban fakir miskin, fisabilillah, dan muallaf dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Setiap fakir miskin menerima Rp200 ribu, sementara fisabilillah dan muallaf mendapatkan Rp400 ribu. Zakat ini berasal dari pemotongan profesi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapteng dan merupakan bagian dari distribusi zakat periode 2024-2025.
"Zakat yang kami salurkan ini merupakan amanah dari ASN di Tapteng. Harapannya, bisa membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dan dipergunakan dengan bijak," ujar Wakil Ketua BAZNAS Tapteng, Ramli Samosir.
Baca Juga: Bupati Tapteng Prioritaskan Lansia Dapat Akses BPJS Kesehatan
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024-2025, BAZNAS Tapteng berhasil menghimpun Rp1,57 miliar dari zakat profesi ASN. Dana tersebut telah disalurkan kepada 7.059 penerima manfaat, dengan rincian:
- Fakir miskin: 6.506 orang
- Muallaf: 136 orang
- Guru mengaji (fisabilillah): 319 orang
- Ustaz (fisabilillah): 26 orang
- Mahasiswa kurang mampu: 60 orang
Ramli berharap ke depan jumlah zakat yang terkumpul semakin meningkat sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu, tidak hanya dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga untuk program pemberdayaan ekonomi agar mustahiq bisa keluar dari garis kemiskinan.
"Kami ingin zakat ini tidak hanya menjadi bantuan sementara, tapi juga bisa menjadi jalan bagi penerima untuk lebih mandiri," tambahnya.
Baca Juga: Awal Kepemimpinan, Bupati Taput JTP Tekankan Disiplin
Sementara itu, Camat Sibabangun, Romulus Simanullang, mengajak masyarakat untuk melihat zakat ini sebagai bentuk kepedulian ASN kepada warga yang membutuhkan.
"Jangan lihat jumlahnya, tapi ambil manfaatnya. Doakan agar ASN di Tapteng selalu sehat dan diberi rezeki, sehingga tahun depan lebih banyak lagi yang bisa dibantu," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam program ini adalah bukti nyata komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami ingin bantuan seperti ini terus berlanjut dan semakin besar dampaknya bagi masyarakat Tapanuli Tengah," tutupnya. (Ztm)
Editor : Editor Satu