Tiga Remaja Terseret Arus di Danau Toba, Berhasil Diselamatkan Setelah 3 Jam
Editor Satu• Jumat, 7 Maret 2025 | 13:20 WIB
Tiga remaja yang terseret arus Danau Toba selama 3 jam, berhasil diselamatkan.
SAMOSIR, METRODAILY – Tiga remaja yang berenang di Danau Toba, Sumatera Utara, nyaris tenggelam setelah terseret arus selama 3 jam, meski sudah menggunakan pelampung.
Beruntung, mereka berhasil diselamatkan dalam operasi pencarian yang berlangsung hingga Selasa malam (4/3/2025).
Ketiga remaja tersebut adalah Frans Gabriel S Situmorang (14), William Anugrah Pratama Silitonga (15), dan Michael Religius Panjaitan (15).
Kejadian ini terjadi di Pantai Danau Toba, tepat di depan Café Bistro, saat mereka berenang bersama teman-temannya.
Kapolsek Balige AKP Slamet Pasaribu menjelaskan, awalnya ketiga remaja berenang ke tengah danau. Namun, karena terlalu jauh dari tepi pantai, mereka kesulitan kembali dan akhirnya terbawa arus.
Melihat anak-anaknya tak kunjung kembali, Donna Riska Simamora, salah satu orang tua korban, langsung meminta bantuan warga sekitar.
Ketiga remaja yang selamat setelah terseret ombak di Danau Toba.
Informasi ini kemudian diteruskan ke BPBD Kabupaten Toba, yang segera mengerahkan tim penyelamat.
Tim pencari menggunakan dua unit boat milik warga dan satu unit boat dari BPBD Kabupaten Toba untuk menyisir lokasi kejadian. Setelah beberapa jam pencarian, ketiga remaja akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
"Mereka langsung dibawa ke Rumah Sakit HKBP Balige menggunakan ambulans untuk pemulihan dan pemeriksaan medis," kata AKP Slamet.
Kepala BPBD Kabupaten Toba, Robert Manurung, mengungkapkan bahwa ketiga remaja sebenarnya sudah pandai berenang dan menggunakan pelampung. Namun, derasnya arus danau membuat mereka terseret hingga ke tengah.
"Ini menjadi peringatan bagi semua wisatawan agar lebih berhati-hati saat berenang di Danau Toba, meski sudah memakai pelampung sekalipun," ujarnya.
BPBD Kabupaten Toba mengimbau para pengunjung agar tetap waspada dan mematuhi aturan keselamatan saat berenang di danau.
"Kami juga meminta pemilik objek wisata di sekitar Danau Toba untuk memasang rambu-rambu batas aman berenang, agar kejadian serupa tidak terulang," tambah Robert. (Net)