Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dorong Digitalisasi PAD dan Data Terpadu, Wali Kota Sibolga Terima Audiensi Bank Sumut dan BPS

Editor Satu • Jumat, 7 Maret 2025 | 12:40 WIB

Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wawako Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing menerima kunjungan Bank Sumut.
Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wawako Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing menerima kunjungan Bank Sumut.

SIBOLGA, METRODAILY – Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik dan Wakil Wali Kota Pantas Maruba Lumban Tobing menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan efisiensi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta akurasi data sosial.

Hal ini disampaikan dalam dua audiensi terpisah dengan jajaran PT Bank Sumut Cabang Sibolga dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sibolga di Kantor Wali Kota, Rabu (5/3).

Dalam pertemuan dengan Pemimpin Bank Sumut Cabang Sibolga, Husni M Panggabean, Wali Kota menekankan pentingnya penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaan PAD.

Salah satu yang diusulkan adalah penggunaan tapping box pada restoran dan sistem digital untuk perparkiran agar pajak yang masuk lebih transparan.

"Selama penerimaan pajak masih dilakukan secara manual, potensi kebocoran PAD tetap tinggi. Dengan digitalisasi, penerimaan pajak akan lebih akurat dan dapat meningkatkan pendapatan daerah," ujar Syukri.

Sementara itu, Husni menyatakan kesiapan Bank Sumut untuk berkolaborasi dengan Pemko Sibolga dalam berbagai program guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Harapan kami, kerja sama ini tidak hanya memperkuat sistem keuangan daerah tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Sibolga," katanya.

Selain menerima audiensi Bank Sumut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga berdiskusi dengan jajaran BPS Kota Sibolga dan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) mengenai optimalisasi Data Terpadu Satu Data Ekonomi Nasional (DTSEN).

Syukri menekankan bahwa akurasi data sangat penting untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran.

"Kami ingin mekanisme penyaluran bansos lebih terarah, transparan, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Dengan basis data yang akurat, program sosial bisa lebih efektif," tegasnya.

Senada, Wakil Wali Kota Pantas M.L. Tobing menambahkan bahwa koordinasi antara Pemko Sibolga, BPS, dan Dinas Sosial akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Tuntut Revitalisasi, Pedagang Pasar Horas Blokir Jalan Merdeka

"Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi bansos. Kami optimis, dengan kerja sama yang baik, sistem ini bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan," tandasnya.

Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemko Sibolga untuk memperkuat sistem tata kelola keuangan daerah dan program sosial berbasis data, guna mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif dan akuntabel. (Rel/rb)

Editor : Editor Satu
#Digitalisasi PAD #Pemko Sibolga