SIMALUNGUN, METRODAILY – Menjelang bulan suci Ramadan 1446 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Simalungun dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Ajibata memperketat pengawasan transportasi di Danau Toba guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan keselamatan pelayaran.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, Sabar Saragih, mengungkapkan bahwa pihaknya melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi transportasi, baik di jalur darat maupun di pelabuhan penyeberangan Danau Toba, sebagai bagian dari persiapan menghadapi peningkatan arus mudik Lebaran.
“Ramadhan merupakan salah satu periode dengan volume kendaraan yang meningkat. Untuk saat ini, aktivitas kapal di Danau Toba masih normal, belum terlihat adanya lonjakan penumpang,” kata Sabar, Senin (17/2/25).
Selain memantau kondisi transportasi, Dishub Simalungun bersama KSOPP Ajibata juga akan melakukan pemeriksaan kelayakan kapal penyeberangan atau ramp check guna memastikan keamanan dan kesiapan armada menjelang lonjakan penumpang.
Kepala KSOPP Ajibata, Darwin Purba, menegaskan bahwa ramp check bertujuan untuk memastikan kapal-kapal yang beroperasi dalam kondisi layak dan memenuhi standar keselamatan.
“Kami akan melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kapal-kapal yang melayani rute ke Samosir dan sekitarnya. Saat ini, semua kapal masih beroperasi sesuai jadwal reguler,” ujar Darwin.
Sejauh ini, terdapat enam kapal penyeberangan serta ratusan kapal tradisional yang melayani angkutan penumpang di Kawasan Wisata Super Prioritas Danau Toba.
Pengawasan ketat juga akan diberlakukan terhadap aspek teknis dan administrasi kapal guna mencegah insiden di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Selain inspeksi kapal, Dishub dan KSOPP juga mempertimbangkan pengaturan ulang jadwal operasional kapal guna mengakomodasi lonjakan penumpang saat mendekati Hari Raya Idul Fitri. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi antrean dan meningkatkan efisiensi layanan transportasi di Danau Toba.
“Kami juga akan menyesuaikan jam operasional kapal jika diperlukan, terutama jika terjadi peningkatan jumlah penumpang secara signifikan,” tambah Darwin.
Pengawasan yang diperketat ini diharapkan dapat menjamin kelancaran dan keamanan transportasi menjelang mudik Lebaran, serta mendukung kenyamanan para pengguna jasa transportasi di wilayah Danau Toba. (net)
Editor : Editor Satu