Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tewas Ditembak di Malaysia, Victor Simaremare Tinggalkan Istri Hamil Tua 

Editor Satu • Jumat, 14 Februari 2025 | 14:20 WIB

Suasana di rumah duka Victor Simaremare di Humbahas.
Suasana di rumah duka Victor Simaremare di Humbahas.

HUMBAHAS, METRODAILY – Jenazah Victor Simaremare (39) tiba di Dusun Huta Godang, Desa Pollung, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas,Sumatera Utara,pada Rabu (12/2/2025) dini hari.

Ternyata, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penembakan aparat kepolisian Malaysia, itu meninggalkan seotang istri, Lucia boru Situmorang (29), yang tengah hamil tua.

Lucia tak kuasa menahan tangis saat melihat peti jenazah suaminya yang kini terbujur kaku.

Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan bahwa mereka telah merencanakan kepulangan ke kampung halaman menjelang kelahiran anak pertama mereka. Namun, kepulangan yang diimpikan berubah menjadi duka mendalam.

“Kami sudah berencana kembali ke kampung ini untuk memulai kehidupan baru. Tapi sekarang, suamiku pulang dalam peti jenazah,” ujar Lucia pilu.

Menurutnya, Victor tidak memiliki masalah atau riwayat kriminal selama bekerja sebagai buruh di Malaysia. Ia pun mempertanyakan alasan di balik tindakan aparat Malaysia yang langsung menembak suaminya hingga tewas.

“Dia tidak punya salah, hanya ingin pulang. Kenapa mereka langsung menembaknya? Ngeri kali kurasa, suamiku ditembak begitu saja,” ungkap Lucia seraya menangis.

Pihak keluarga juga menyampaikan protes keras atas tindakan yang dinilai kejam dan tidak manusiawi tersebut. Mereka berharap pemerintah Indonesia segera mengusut kasus ini dan menuntut keadilan bagi Victor.

“Kami ingin tahu apa alasan sebenarnya di balik penembakan ini. Kalau pun ada kesalahan, seharusnya ada prosedur hukum, bukan langsung ditembak mati,” ujar Marojahan Simaremare, abang kandung Victor.

Di sisi lain, Camat Pollung, Imron Banjarnahor, yang turut hadir di rumah duka, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga. Ia juga mengapresiasi pemerintah Indonesia atas upaya identifikasi dan pemulangan jenazah Victor ke tanah air.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah membantu pemulangan jenazah. Namun, kita juga berharap ada langkah konkret untuk menindaklanjuti kasus ini agar tidak terulang lagi pada PMI lainnya,” ujar Imron.

Jenazah Victor Simaremare dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat pada Rabu siang. Kesedihan dan ketidakpercayaan masih menyelimuti keluarga dan warga desa atas kepergian Victor yang tragis.

Kasus ini menjadi sorotan dan menambah daftar panjang kekerasan terhadap PMI di luar negeri. Keluarga besar Victor berharap pemerintah Indonesia dapat memastikan keadilan ditegakkan serta memperkuat perlindungan bagi para pekerja migran di luar negeri. (trc)

Editor : Editor Satu
#PMI tewas di malaysia #Victor Simaremare